Kompas.com - 02/07/2013, 19:34 WIB
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz (dari kiri ke kanan) saat peletakan batu pertama rusunawa Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (2/7/2013). KOMPAS.com/FABIANUS JANUARIUS KUWADOMenteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz (dari kiri ke kanan) saat peletakan batu pertama rusunawa Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (2/7/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Berapa harga sewa Rusunawa Rawa Bebek, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz menyerahkannya kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Hanya saja, dia berharap tarifnya Rp 50.000 untuk satu orang buruh.

"Sewanya yang nentuin Pak Jokowi. Kita harapkan Rp 50.000-lah satu buruh," kata Djan Faridz usai groudbreaking Rusunawa Rawa Bebek, Jakarta Timur, Selasa (2/7/2013) petang.

Faridz mengatakan, satu unit kamarnya akan dihuni 4 orang buruh. Artinya, dengah harga sewa perkepala Rp 50.000, satu unit kamar di Rusun Rawa Bebek menjadi Rp 200.000 perbulan. Namun, jumlah itu belum termasuk biaya fasilitas umum lainnya.

"Kalau untuk biaya listrik, kan pakai lift, sama biaya operational maintenance, satpam, sama kebersihan. Jadi listrik untuk kamarnya, sama air untuk kamarnya bayar masing-masing," ujar Faridz.

Sehingga, dari empat orang buruh yang menghuni satu unit rusun bisa membayar bersama biaya fasilitas umum tersebut. Faridz mengatakan, pengelolahn Rusun Rawa Bebek sepenuhnya ada di tangan Pemprov DKI Jakarta.

"Kita hibahkan nanti," kata dia.

Sejak 2005 hingga 2012, Kemenpera sudah membangun 29 tower dengah anggaran satu towernya sekitar Rp 12 milar. Jumlah penghuni pada 1 towernya hanya 95 orang buruh berkeluarga. Pembangunan secara nasional untuk tahun 2013 sendiri ditargetkan sebanyak 35 tower rusun bagi pekerja.

Rusunawa Rawa Bebek dibangun dengan anggaran Rp 98 milar untuk enam tower. Satu tower seharga Rp 16,3 milar itu mampu menyedot 616 buruh lajang. Artinya, ada 3.600 buruh yang dapat tinggal di rusun tersebut. Jumlah pekerja yang diserap untuk tinggal di rusun khusus lajang ini lebih banyak dibanding rusun model keluarga.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ocean Park BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

    Ocean Park BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

    Megapolitan
    Cara Ke Tebet Eco Park Naik KRL, Transjakarta, dan Mikrotrans

    Cara Ke Tebet Eco Park Naik KRL, Transjakarta, dan Mikrotrans

    Megapolitan
    Branchsto BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

    Branchsto BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

    Megapolitan
    Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

    Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

    Megapolitan
    Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

    Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

    Megapolitan
    Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

    Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

    Megapolitan
    Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

    Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

    Megapolitan
    Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

    Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

    Megapolitan
    Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

    Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

    Megapolitan
    Resah karena Diancam dan Diintimidasi oleh Ormas, Warga Kranji Lapor Polisi

    Resah karena Diancam dan Diintimidasi oleh Ormas, Warga Kranji Lapor Polisi

    Megapolitan
    Satu Lagi Pohon Tumbang di Larangan Tangerang, Kali Ini Timpa Truk

    Satu Lagi Pohon Tumbang di Larangan Tangerang, Kali Ini Timpa Truk

    Megapolitan
    Penumpang KA yang Baru Divaksin Dosis Satu Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

    Penumpang KA yang Baru Divaksin Dosis Satu Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

    Megapolitan
    Polres Tangsel Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anak yang Videonya Viral

    Polres Tangsel Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anak yang Videonya Viral

    Megapolitan
    Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Ini Aturan Lengkapnya...

    Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Ini Aturan Lengkapnya...

    Megapolitan
    Bocah 11 Tahun Berkali-kali Diperkosa Paman dan Tetangga di Cengkareng

    Bocah 11 Tahun Berkali-kali Diperkosa Paman dan Tetangga di Cengkareng

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.