Jokowi-Basuki Copot Kepala Rusun Marunda

Kompas.com - 05/07/2013, 17:21 WIB
Ilustrasi: Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, sudah mendapat persetujuan Presiden untuk diserahkan kepada Pemda DKI Jakarta. KOMPAS.com/Indra AkuntonoIlustrasi: Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, sudah mendapat persetujuan Presiden untuk diserahkan kepada Pemda DKI Jakarta.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Unit Pelaksana Teknis Rumah Susun Sederhana Sewa Marunda, Jakarta Utara, Jati Waluyo, dicopot dari jabatannya.

"Itu hanya mutasi biasa, hanya dimutasi," ujar Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Jonathan Pasodung saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/7/2013).

Jonathan tidak banyak berkomentar mengenai alasan mutasi terhadap Jati Waluyo dari jabatannya. Menurutnya, kinerja Jati bagus. "Pemindahan pejabat dari satu tempat ke tempat lain kan sesuai tuntutan dan pelayanan organisasi," ujar Jonathan.

Jonathan menyebutkan, mutasi jabatan tersebut telah berdasarkan prosedur yang benar. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah menyetujui mutasi tersebut.

"Semua yang ada di sini kan instruksi Gubernur dan Pak Wagub. Prosedur yang biasa," katanya.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

    Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

    Megapolitan
    Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

    Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

    Megapolitan
    Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

    Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

    Megapolitan
    Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

    Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

    Megapolitan
    PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

    PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

    Megapolitan
    Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

    Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

    Megapolitan
    BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

    BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

    Megapolitan
    Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

    Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

    Megapolitan
    Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

    Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

    Megapolitan
    Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

    Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

    Megapolitan
    Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

    Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

    Megapolitan
    Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

    Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

    Megapolitan
    Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

    Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

    Megapolitan
    Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

    Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

    Megapolitan
    Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

    Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X