Jokowi Enggan Urusi "Sweeping" oleh Ormas

Kompas.com - 08/07/2013, 18:27 WIB
Gubenur DKI Jakarta Joko Widodo (dua dari kanan) dan Nachrowi Ramli (dua dari kiri) tampak duduk berdekatan dalam acara malam final pemilihan Abang dan None Jakarta 2103 di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2013) malam. KOMPAS.com/KURNIA AZIZAGubenur DKI Jakarta Joko Widodo (dua dari kanan) dan Nachrowi Ramli (dua dari kiri) tampak duduk berdekatan dalam acara malam final pemilihan Abang dan None Jakarta 2103 di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2013) malam.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Memasuki Ramadhan, Front Pembela Islam (FPI) mengancam akan melakukan razia ke tempat-tempat hiburan malam. Namun, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo enggan mengimbau ormas itu untuk tidak melakukan sweeping.

"Senengnya kok imbau-imbau, sih," ujar Jokowi di gedung DPR/MPR, Senin (8/7/2013) sore.

Jokowi mengungkapkan, ulah sejumlah ormas itu bukan wilayah tugasnya. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian atas hal itu.

"Itu sudah tugasnya aparat kepolisian. Institusi yang ada kan sudah jelas tugasnya," cetusnya.

Sebelumnya, ratusan anggota FPI melakukan konvoi di Kota Depok menjelang Ramadhan. Aksi yang tertib berubah saat massa melihat toko menjual minuman keras. Pemilik akhirnya menutup toko tersebut. Namun, FPI sempat menyita botol minuman keras dari toko-toko tersebut.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

    Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

    Megapolitan
    Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

    Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

    Megapolitan
    Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

    Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

    Megapolitan
    Pemkot Jaksel Panggil Pengembang Melati Residence, Wali Kota: Dua Kali Tak Hadir

    Pemkot Jaksel Panggil Pengembang Melati Residence, Wali Kota: Dua Kali Tak Hadir

    Megapolitan
    Ridwan Kamil Khawatir Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar Setelah Long Weekend

    Ridwan Kamil Khawatir Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar Setelah Long Weekend

    Megapolitan
    Pembangunan Embung Tegal Alur Ditargetkan Selesai Awal 2021

    Pembangunan Embung Tegal Alur Ditargetkan Selesai Awal 2021

    Megapolitan
    Pemkot Klaim Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Barat Turun Berkat Ronda Keliling

    Pemkot Klaim Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Barat Turun Berkat Ronda Keliling

    Megapolitan
    Lurah Sebut PT Khong Guan Janji Beri Jawaban soal Ganti Rugi Warga Senin Pekan Depan

    Lurah Sebut PT Khong Guan Janji Beri Jawaban soal Ganti Rugi Warga Senin Pekan Depan

    Megapolitan
    Demo Tolak UU Cipta Kerja Usai, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

    Demo Tolak UU Cipta Kerja Usai, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

    Megapolitan
    8 Dugaan Pelanggaran Kampanye Pilkada Tangsel Dilakukan 2 Paslon

    8 Dugaan Pelanggaran Kampanye Pilkada Tangsel Dilakukan 2 Paslon

    Megapolitan
    Musim Hujan, Pemkot Tangerang Siapkan 709 Petugas Siaga Banjir

    Musim Hujan, Pemkot Tangerang Siapkan 709 Petugas Siaga Banjir

    Megapolitan
    Polda Metro Jaya Bakal Gelar Operasi Zebra 26 Oktober-8 November 2020

    Polda Metro Jaya Bakal Gelar Operasi Zebra 26 Oktober-8 November 2020

    Megapolitan
    UPDATE 21 Oktober: 12.748 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Jakarta, 2.120 Orang Meninggal

    UPDATE 21 Oktober: 12.748 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Jakarta, 2.120 Orang Meninggal

    Megapolitan
    Pengendara Mobil yang Buang Kantong Sampah di Kalimalang Menyerahkan Diri ke Polres Metro Bekasi

    Pengendara Mobil yang Buang Kantong Sampah di Kalimalang Menyerahkan Diri ke Polres Metro Bekasi

    Megapolitan
    Dua Desa di Muaragembong Bekasi Terdampak Banjir Rob

    Dua Desa di Muaragembong Bekasi Terdampak Banjir Rob

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X