Kompas.com - 10/07/2013, 19:43 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan penanaman pohon di sisi barat Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat (20/6/2013). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan penanaman pohon di sisi barat Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat (20/6/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Joko Widodo meninjau pekerjaan normalisasi Waduk Pluit,Jakarta Utara, Rabu (10/7/2013) sore. Sedianya Jokowi juga ingin melihat pohon-pohon pada ruang terbuka hijau serta ruang aktivitas warga di sekitar waduk itu.

Lahan yang akan dijadikan ruang terbuka hijau tersebut berada di sisi barat waduk. Letaknya berhadapan langsung dengan sisi timur waduk yang masih dihuni ratusan bangunan ilegal di tepi waduk atau sepanjang Jalan Pluit Timur Raya.

Pada kunjungan kali ini, Jokowi sebetulnya ingin meninjau penanaman pohon di sejumlah titik percontohan. "Tadi saya mau coba melihat 100 sampai 200 meter ditanami pohon. Tapi masih dikeruk, jadi belum bisa ditanam pohon sekarang," ujar Jokowi.

Kawasan tersebut akan menjadi percontohan ruang terbuka hijau lain di sekitar Waduk Pluit. Jika penanaman pohon di lokasi itu selesai, penanaman akan dilakukan di ruang terbuka lain di semua sisi waduk. "Kalau sudah bagus, baru dikebut lagi," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, arsitek landskap PT Propertindo, Lukman Sambas, memastikan akan menanam pohon tersebut sekitar dua pekan ke depan. Pohon-pohon itu ditanam untuk menarik perhatian burung.

"Kita akan usahakan menanami pohon tidak tinggi yang bisa mendatangkan burung. Pohon-pohon ini pun sumbangan dari masyarakat," ujar Lukman.

Meski hanya menanam pohon, Lukman mengatakan bahwa pekerjaan tersebut tidak bisa dilakukan asal-asalan dan harus menggunakan perhitungan tepat. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan segi estetis pada ruang terbuka hijau itu. Lukman berharap penanaman pohon dilakukan tepat waktu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kejaksaan Masih Cari Alat Bukti untuk Tetapkan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Siapkan 8 Jaksa

    Kejaksaan Masih Cari Alat Bukti untuk Tetapkan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Siapkan 8 Jaksa

    Megapolitan
    Proses Lelang Belum Selesai, Revitalisasi Tugu Pamulang Mundur dari Rencana Awal

    Proses Lelang Belum Selesai, Revitalisasi Tugu Pamulang Mundur dari Rencana Awal

    Megapolitan
    Polisi Periksa 5 Saksi untuk Ungkap Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta yang Tewaskan 2 Orang

    Polisi Periksa 5 Saksi untuk Ungkap Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta yang Tewaskan 2 Orang

    Megapolitan
    Dikeluhkan Ambil Foto Perumahan Tanpa Izin, Google Minta Maaf dan Hapus Pemetaan Perumahannya

    Dikeluhkan Ambil Foto Perumahan Tanpa Izin, Google Minta Maaf dan Hapus Pemetaan Perumahannya

    Megapolitan
    Mobil Keluar Jalur dan Terbalik di Puri Kembangan, Pengemudi Luka-luka

    Mobil Keluar Jalur dan Terbalik di Puri Kembangan, Pengemudi Luka-luka

    Megapolitan
    Ini Lokasi Bengkel Uji Emisi di Jakarta Utara

    Ini Lokasi Bengkel Uji Emisi di Jakarta Utara

    Megapolitan
    Kasus Dugaan Pengeroyokan yang Tewaskan Warga, Istri Korban Kecewa RS di Salemba Berbohong

    Kasus Dugaan Pengeroyokan yang Tewaskan Warga, Istri Korban Kecewa RS di Salemba Berbohong

    Megapolitan
    Harga Minyak Goreng Naik, Pedagang dan Pemegang KJP Bisa Dapat Lebih Murah di Mini DC

    Harga Minyak Goreng Naik, Pedagang dan Pemegang KJP Bisa Dapat Lebih Murah di Mini DC

    Megapolitan
    UPDATE 27 Oktober: Tambah 5 Kasus di Kota Tangerang, 23 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    UPDATE 27 Oktober: Tambah 5 Kasus di Kota Tangerang, 23 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    Megapolitan
    Pemkot Depok Kucurkan 'Uang Lelah' Rp 85 Juta untuk Atlet yang Berlaga di PON Papua

    Pemkot Depok Kucurkan "Uang Lelah" Rp 85 Juta untuk Atlet yang Berlaga di PON Papua

    Megapolitan
    UPDATE 27 Oktober: 8 Pasien Covid-19 di Depok Selesai Isolasi, 1 Orang Wafat

    UPDATE 27 Oktober: 8 Pasien Covid-19 di Depok Selesai Isolasi, 1 Orang Wafat

    Megapolitan
    Kelurahan Duri Kepa Tak Kembalikan Pinjaman Rp 264,5 Juta, Warga Cibodas Lapor Polisi

    Kelurahan Duri Kepa Tak Kembalikan Pinjaman Rp 264,5 Juta, Warga Cibodas Lapor Polisi

    Megapolitan
    Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Waspada Banjir Lagi

    Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Waspada Banjir Lagi

    Megapolitan
    Ingat, Sanksi Tilang Pelanggar Ganjil Genap di 13 Kawasan di Jakarta Berlaku Mulai Hari Ini

    Ingat, Sanksi Tilang Pelanggar Ganjil Genap di 13 Kawasan di Jakarta Berlaku Mulai Hari Ini

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Dua Jambret Tewas Ditabrak Mobil Korbannya di Tebet | Buruh Minta UMP Jakarta Naik Jadi Rp 5,3 Juta

    [POPULER JABODETABEK] Dua Jambret Tewas Ditabrak Mobil Korbannya di Tebet | Buruh Minta UMP Jakarta Naik Jadi Rp 5,3 Juta

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.