Kompas.com - 18/07/2013, 18:03 WIB
Warga membeli kebutuhan pokok di acara UMKM Expo di Lapangan IRTI Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2013). Acara yang berlangsung hingga 20 Juli ini diikuti 200 usaha mikro kecil menengah (UMKM). KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNAWarga membeli kebutuhan pokok di acara UMKM Expo di Lapangan IRTI Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2013). Acara yang berlangsung hingga 20 Juli ini diikuti 200 usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Pergelaran UMKM Expo dan Pekan Koperasi 2013 mulai digelar hari ini, Kamis (18/7/2013) hingga Sabtu (20/7/2013), di lapangan IRTI Monas, Jakarta. Barang-barang di situ dijual dengan harga lebih murah dibanding di pasaran.

Menurut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perdagangan DKI Jakarta Ratnaningsih, harga barang dalam acara itu lebih murah dibanding di pasaran karena didapat dari pihak pertama.

Alsadad Rudi Sejumlah warga tampak akan membeli daging sapi di UMKM Expo dan Pekan Koperasi 2013 yang diselenggarakan di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Kamis (18/7/2013)

"Kita memperolehnya secara langsung. Oleh sebab itu, harganya dapat bersaing," ujar Ratna.

Pameran tersebut dibuka oleh Asisten Gubernur DKI Jakarta Bidang Perekonomian dan Administrasi, Hasan Basri, pada sekitar pukul 16.30 WIB. Adapun peserta dan pedagang sudah membuka stan pada pukul 13.00 WIB.

Pameran tersebut, selain diikuti oleh UMKM dan koperasi, juga diikuti oleh sejumlah perusahaan ritel, antara lain Carrefour, Hypermart, dan Alfamart. Selain bahan kebutuhan sehari-hari, pengunjung juga bisa membeli barang-barang kerajinan, misalnya tas jinjing.

Perusahaan ritel tersebut menyediakan paket berisi minyak goreng, 3-5 bungkus mie instan, gula pasir putih, sarden, sirup, dan susu kental manis. Paket ini dijual dengan harga Rp 20.000.

Sejumlah stan juga menjual barang kerajinan, antara lain tas jinjing dan pakaian.

Berikut ini adalah harga barang yang dijual di sejumlah stan dalam pameran tersebut.

- Daging sapi Rp 80.000 per kilogram
- Daging ayam Rp 27.000 per kilogram
- Beras cianjur premium Rp 45.000 per 5 kilogram
- Beras merah Rp 30.000 per 2 kilogram
- Telor bebek Rp 17.500-20.000 per 5 butir
- Cabai merah biasa Rp 30.000 per kilogram
- Cabai rawit merah Rp 40.000 per kilogram
- Kentang Rp 10.000 per kilogram
- Bawang merah Rp 45.000 per kilogram
- Minyak goreng Rp 8.500-10.000 per liter
- Gula pasir putih Rp 10.000 per kilogramDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, RS Diminta Siapkan Tambahan Tempat Tidur Perawatan

Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, RS Diminta Siapkan Tambahan Tempat Tidur Perawatan

Megapolitan
Anies: Jangan Pernah Matikan Kritik

Anies: Jangan Pernah Matikan Kritik

Megapolitan
Kejaksaan Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Kejaksaan Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Empat Pelajar di Bekasi Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel Jaringan WiFi

Empat Pelajar di Bekasi Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel Jaringan WiFi

Megapolitan
Transjakarta Berikan Apresiasi ke Sopir Bus yang Berhasil Cegah Perempuan Bunuh Diri

Transjakarta Berikan Apresiasi ke Sopir Bus yang Berhasil Cegah Perempuan Bunuh Diri

Megapolitan
Penularan Covid-19 pada Anak Rendah Jadi Alasan Pemprov DKI Lanjutkan PTM 100 Persen

Penularan Covid-19 pada Anak Rendah Jadi Alasan Pemprov DKI Lanjutkan PTM 100 Persen

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Akan Selidiki Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Sopir Transjakarta Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan Dua Jakarta Barat

Sopir Transjakarta Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan Dua Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Baswedan Berharap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Berskala Global

Anies Baswedan Berharap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Berskala Global

Megapolitan
Banyak Pasien Covid-19 Tak Bergejala Berat, Wali Kota Tangerang: Vaksinasi Sangat Membantu

Banyak Pasien Covid-19 Tak Bergejala Berat, Wali Kota Tangerang: Vaksinasi Sangat Membantu

Megapolitan
Pesepeda Meninggal di Jalan Raya Pasar Minggu, Diduga Korban Tabrak Lari

Pesepeda Meninggal di Jalan Raya Pasar Minggu, Diduga Korban Tabrak Lari

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Megapolitan
Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Megapolitan
Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.