Balada Penarik Getek di Jakut: Inginnya Sih Jadi Pengusaha Kaya...

Kompas.com - 21/07/2013, 08:09 WIB
Getek masih digunakan warga Jakarta utara untuk menyebrang di daerah Sunter Mall. Orang yang malas menggunakan jembatan penyebrangan yang memiliki banyak tangga lah yang sering memanfaatkan alat transport ini, Jakarta Utara, Jumat (19/7/2013) KOMPAS.COM/SONYA SUSWANTIGetek masih digunakan warga Jakarta utara untuk menyebrang di daerah Sunter Mall. Orang yang malas menggunakan jembatan penyebrangan yang memiliki banyak tangga lah yang sering memanfaatkan alat transport ini, Jakarta Utara, Jumat (19/7/2013)
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah getek mengapung di atas parit berair hitam dengan lebar empat meter. Saking hitamnya, sampah di dasar airnya tak terlihat.

Setiap hari, penghuni getek ini tidur di atas getek, ditemani baunya air parit. Sudah 7 tahun penarik getek ini setia menemani penyeberang yang malas menggunakan jembatan penyeberangan.

Ia mendapat Rp 500 - Rp 1.000 setiap mengantarkan penumpang ke tepi seberang. Ali (27) itulah nama bapak muda yang sudah tujuh kali Lebaran tak pulang-pulang. Selama tujuh tahun pula ia menahan rindu dengan keluarganya di Desa Bumi Ayu, Jawa Tengah.

Bapak muda lulusan pesantren ini lebih memilih ke Ibu Kota dan menjadi penarik getek, dibandingkan diam di rumahnya di kampung. Selain menarik getek, jika ada proyek, tidak jarang ia ikut menjadi kuli bangunan.

Selama Ramadhan, Ali beroperasi setelah sahur dan selesai saat sudah tidak ada penumpang. Saat berbuka, dia meminta bantuan tukang ojek yang ia kenal untuk menggantikannya.

Getek yang ia tarik, bukanlah milik dia pribadi. Getek tersebut milik tetangganya. Ia menyetorkan hasil tarikan geteknya dalam waktu yang tak tentu. "Ya, kalau rezeki kan siapa yang tahu, kalau lagi banyak, ya setor. Kalau enggak ya, gimana lagi," ujar Ali.

Saat ditanya apa tidak bosan selama tujuh tahun menarik getek, ia menjawab, "ya, namanya juga nyari rezeki, mana ada bosennya. Yang penting halal," ujar Ali.

Pria yang mengaku tidak lelah menarik getek ini sebelumnya sempat mencoba pekerjaan berat, seperti kuli dan lainnya. Anak pertama dari tiga bersaudara ini mengaku ingin menjadi pengusaha besar.

"Ya, penginnya sih jadi pengusaha besar, kaya.., nanti uangnya diamalkan, buat zakat, sedekah, ngasih yatim piatu... Ya, tapi gimana lagi.., hehe," jelasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

Megapolitan
Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

Megapolitan
Hari Ini Jangan Lupa Pakai Masker Sebelum Naik MRT

Hari Ini Jangan Lupa Pakai Masker Sebelum Naik MRT

Megapolitan
Pemkot Tangerang Keluarkan Seruan Penggunaan Masker di Luar Rumah

Pemkot Tangerang Keluarkan Seruan Penggunaan Masker di Luar Rumah

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 5 April di Depok: 64 Pasien Positif, 8 Meninggal

[UPDATE] Covid-19 5 April di Depok: 64 Pasien Positif, 8 Meninggal

Megapolitan
BMKG: Bekasi, Depok, dan Bogor Berpeluang Hujan Siang-Sore Nanti

BMKG: Bekasi, Depok, dan Bogor Berpeluang Hujan Siang-Sore Nanti

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 Depok: 126 dari 2.747 Warga Positif, Versi Rapid Test

[UPDATE] Covid-19 Depok: 126 dari 2.747 Warga Positif, Versi Rapid Test

Megapolitan
Pemkot Depok Bikin Pasar Online, Warga Tinggal Hubungi Pedagang untuk Belanja

Pemkot Depok Bikin Pasar Online, Warga Tinggal Hubungi Pedagang untuk Belanja

Megapolitan
Asyik Minum Kopi di Warkop, Pemuda Bekasi Meninggal Dikeroyok 50 Orang

Asyik Minum Kopi di Warkop, Pemuda Bekasi Meninggal Dikeroyok 50 Orang

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas akibat Tawuran Antardua Kelompok di Tebet

Seorang Pemuda Tewas akibat Tawuran Antardua Kelompok di Tebet

Megapolitan
PHK Massal di Tengah Pandemi Covid-19 dan Upaya Pemerintah Berikan Insentif

PHK Massal di Tengah Pandemi Covid-19 dan Upaya Pemerintah Berikan Insentif

Megapolitan
Polda Metro Jaya Kerahkan 60 Personel untuk Kawal Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Polda Metro Jaya Kerahkan 60 Personel untuk Kawal Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Pencabutan Kebijakan Ganjil Genap Diperpanjang Hingga 19 April 2020

Pencabutan Kebijakan Ganjil Genap Diperpanjang Hingga 19 April 2020

Megapolitan
Mau Keluar Rumah Hari Ini? Jangan Lupa Pakai Masker

Mau Keluar Rumah Hari Ini? Jangan Lupa Pakai Masker

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X