Jokowi: CSR Bukti Pemprov DKI Dipercaya

Kompas.com - 21/07/2013, 17:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat berkeliling Taman Suropati, Minggu (21/7/2013). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat berkeliling Taman Suropati, Minggu (21/7/2013).
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Banyak program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI) didukung perusahaan-perusahaan melalui corporate social responsibility (CSR). Menurut Gubernur DKI Joko Widodo, hal itu menunjukkan bahwa Pemprov DKI dipercaya.

"Kalau mereka mau membantu, masak ditolak. Ya senang dong. Efeknya dengan bantuan itu, berarti pemerintah dipercaya," ujar Jokowi di Taman Suropati, Jakarta, Minggu (21/7/2013).

Jokowi menjelaskan, bantuan dari perusahaan-perusahaan itu bukan berbentuk uang, melainkan barang. Menurut Jokowi, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) kini tengah menyusun daftar perusahaan yang terlibat dalam program Pemprov DKI.

Menurut Jokowi, ia menerima bantuan CSR karena bantuan tersebut berbentuk barang bukan uang tunai. Ia pun mengaku telah menginstruksikan BPKD DKI untuk menyusun daftar perusahaan yang sudah dan ingin terlibat dalam program Pemprov DKI.

Pemprov DKI kemudian akan memetakan kebutuhan DKI dan menyesuaikannya dengan program CSR perusahaan-perusahaan itu sehingga CSR bisa menyentuh lebih banyak bidang dan lebih tepat sasaran.

"Kampung deret kelihatan, taman kelihatan, taman sepanjang Sudirman-Thamrin kelihatan. Semua dari CSR," tambah Jokowi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasudin LH Jaktim Imbau Masyarakat Manfaatkan Bank Sampah

Kasudin LH Jaktim Imbau Masyarakat Manfaatkan Bank Sampah

Megapolitan
RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

Megapolitan
Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

Megapolitan
Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Megapolitan
Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

Jasad Pria Ditemukan di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

Megapolitan
Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

Megapolitan
Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

Megapolitan
Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

Megapolitan
Anies dan Riza Positif Covid-19, Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ditutup

Anies dan Riza Positif Covid-19, Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ditutup

Megapolitan
Jumlah RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta Bertambah, Kini Jadi 21

Jumlah RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta Bertambah, Kini Jadi 21

Megapolitan
Kronologi Anies Tertular Covid-19 dari Wagub DKI

Kronologi Anies Tertular Covid-19 dari Wagub DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X