Kompas.com - 24/07/2013, 23:03 WIB
Mobil Metromini 47 yang ringsek setelah menabrak tiga siswi pelajar SMP di jalur dekat Halte Busway Layur Rawamangun, Jakarta Timur. Selasa (23/7/2013). Kompas.com/Robertus BelarminusMobil Metromini 47 yang ringsek setelah menabrak tiga siswi pelajar SMP di jalur dekat Halte Busway Layur Rawamangun, Jakarta Timur. Selasa (23/7/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo diminta menegur Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta karena tidak serius melakukan pengawasan dan penegakan aturan terhadap pelanggaran angkutan umum di Jakarta.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Azas Tigor Nainggolan dalam menanggapi kasus tabrakan metromini di Rawamangun, Jakarta Timur, yang merenggut nyawa seorang siswi SMP dan mencederai dua lainnya. Menurutnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta (Dishub DKI) dan polisi tidak berupaya maksimal dalam mengawasi operasional angkutan umum, yang kerap melanggar ketentuan.

"Ini menjadi bukti kejadian nyata bahwa memang kondisi angkutan umum di Jakarta itu ugal-ugalan. Itu juga bukti selama ini tidak ada kontrol dan pengawasan angkutan umum di Jakarta oleh Pemprov DKI dan Kepolisian," kata Azas saat dihubungi Kompas.com, Rabu (24/7/2013) malam.

Azas mengingatkan, Pemprov DKI Jakarta melalui Dishub DKI dan Kepolisian mesti rajin melakukan kontrol pengawasan, penegakan, dan penindakan bagi angkutan umum yang melakukan pelanggaran. Tindak tegas bagi operator yang melanggar ketentuan menurutnya bisa dilakukan sampai dengan mencabut izin trayek kendaraan yang bersangkutan.

"Sekarang banyak terjadi pembiaran. Bayangin ada mobil yang sudah tidak layak, kaca tidak ada, remnya kayak gitu, itu berarti sudah ada pembiaran. Gubernur harus tegur keras Kepala Dinas. Jangan dibiarkan seperti itu," ujar Azas.

Menurutnya, saat ini Dishub DKI belum melakukan upaya maksimal dalam melakukan pengawasan melalui razia terhadap angkutan umum. Ia menilai bahwa penindakan terhadap kendaraan yang tak laik jalan atau kendaraan tanpa dokumen lengkap acap kali bocor sehingga sulit menjaring angkutan umum yang melakukan pelanggaran.

"Misalnya, Metromini P17 yang trayeknya Senen-Manggarai. Menurut data Dishub, yang punya surat lengkap cuma 12 kendaraan. Tapi yang beroperasi bisa sampai 100 unit. Kita ngomong razia, mereka itu sudah pada tahu semua jadi pada ngetem dulu," ujar Azas.

Azas mengklaim telah menyampaikan permasalahan angkutan umum kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Menurutnya, Basuki sudah menegur Kepala Dishub DKI tentang pengawasan angkot tersebut. Namun, Azaz menilai upaya itu tidak berjalan maksimal.

Azas berharap upaya dini dapat dilakukan dalam pengawasannya, yakni tetap melakukan pemeriksaan dan razia rutin terhadap angkutan-angkutan yang bermasalah. "Kita minta lakukan pengawasan secara intesif. Jadi jangan cuma hangat-hangat tahi ayam," ujar Azaz.

Tiga siswi SMP ditabrak metromini bernomor polisi B 7669 AS di jalur transjakarta dekat Selter Layur, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (23/7/2013) malam. WS, sopir metromini itu, mengaku tidak memiliki surat izin mengemudi dan kerap ditilang petugas.

Dari penyelidikan sementara oleh kepolisian, metromini itu tidak dilengkapi komponen kendaraan yang tepat. Sopir dan metromini tersebut sudah diamankan guna proses hukum lebih lanjut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Pengedar Ganja yang Ditangkap di Tangsel Bertransaksi Secara Online

8 Pengedar Ganja yang Ditangkap di Tangsel Bertransaksi Secara Online

Megapolitan
8 Tersangka Pengedar Ditangkap, Polisi Amankan 24 Kilogram Ganja

8 Tersangka Pengedar Ditangkap, Polisi Amankan 24 Kilogram Ganja

Megapolitan
Ardhito Pramono Direhabilitasi, Proses Hukum Kasus Narkobanya Tetap Berjalan

Ardhito Pramono Direhabilitasi, Proses Hukum Kasus Narkobanya Tetap Berjalan

Megapolitan
Bertambah 1, Kini Ada 5 Warga Kota Tangerang Terpapar Omicron

Bertambah 1, Kini Ada 5 Warga Kota Tangerang Terpapar Omicron

Megapolitan
SMPN 85 Tetap Gelar PTM meski Siswa Positif Covid-19, Ini Alasan Sekolah

SMPN 85 Tetap Gelar PTM meski Siswa Positif Covid-19, Ini Alasan Sekolah

Megapolitan
Rekomendasi BNN, Ardhito Pramono Akan Direhabilitasi Selama 6 Bulan di RSKO Cibubur

Rekomendasi BNN, Ardhito Pramono Akan Direhabilitasi Selama 6 Bulan di RSKO Cibubur

Megapolitan
Musisi Ardhito Pramono Direhabilitasi di RSKO Cibubur Mulai Hari Ini

Musisi Ardhito Pramono Direhabilitasi di RSKO Cibubur Mulai Hari Ini

Megapolitan
RSUI Maksimalkan Pemberian Vaksin Booster hingga 1.000 Dosis Per Hari

RSUI Maksimalkan Pemberian Vaksin Booster hingga 1.000 Dosis Per Hari

Megapolitan
Proses Belajar di SMPN 85 Pondok Labu Tetap Berjalan meski Ada Temuan Kasus Covid-19

Proses Belajar di SMPN 85 Pondok Labu Tetap Berjalan meski Ada Temuan Kasus Covid-19

Megapolitan
RSKO Cibubur Terima Ardhito Pramono sebagai Pasien Rehabilitasi

RSKO Cibubur Terima Ardhito Pramono sebagai Pasien Rehabilitasi

Megapolitan
Asrama Haji Kota Bekasi Siap Tampung Jemaah Umrah untuk Karantina

Asrama Haji Kota Bekasi Siap Tampung Jemaah Umrah untuk Karantina

Megapolitan
Saat Anak-anak Main Banjir di Jurumudi, Asyik Cari Ikan untuk Dipelihara Tanpa Pedulikan Bau Tak Sedap

Saat Anak-anak Main Banjir di Jurumudi, Asyik Cari Ikan untuk Dipelihara Tanpa Pedulikan Bau Tak Sedap

Megapolitan
Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Tahap I Capai 99 Persen

Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Tahap I Capai 99 Persen

Megapolitan
Seorang Siswa SMPN 85 Jakarta Positif Covid-19, 30 Teman Sekelasnya Dites PCR

Seorang Siswa SMPN 85 Jakarta Positif Covid-19, 30 Teman Sekelasnya Dites PCR

Megapolitan
37 Pasien Covid-19 yang Jalani Isoman di Krukut Sembuh, Kasus Baru Bertambah 26

37 Pasien Covid-19 yang Jalani Isoman di Krukut Sembuh, Kasus Baru Bertambah 26

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.