Penyerangan terhadap Satpam RSCM oleh Mahasiswa UKI Diduga Terencana

Kompas.com - 08/08/2013, 02:00 WIB
Sebelas mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Salemba, Jakarta Pusat, ditangkap karena diduga terlibat penyerangan terhadap petugas keamanan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Rabu (7/8/2013) malam. KOMPAS.com/ROBERTUS BELARMINUSSebelas mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Salemba, Jakarta Pusat, ditangkap karena diduga terlibat penyerangan terhadap petugas keamanan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Rabu (7/8/2013) malam.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com - Penyerangan terhadap petugas keamanan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo oleh sejumlah mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Salemba, Rabu (7/8/2013) malam, diduga polisi bukan aksi spontan, melainkan terencana.

Dugaan tersebut mengacu pada sejumlah barang yang dibawa mahasiswa saat melakukan penyerangan, yaitu beberapa jenis senjata tajam benda tumpul.

"Kalau dilihat dari barang bukti, adanya parang, golok, benda lainnya itu direncanakan," kata Kepala Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Angesto Romano Yoyol, di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2013) malam.

Mengenai motif penyerangan, polisi masih menggali informasi dari sebelas mahasiswa UKI yang diduga terlibat dalam penyerangan yang membuat dua petugas keamanan RSCM terluka itu.

Yoyol menambahkan, dalam menangani kasus ini, pihaknya berkoordinasi dengan pihak UKI.

"Kita kerjasama dengan kampus. Tentunya kampus tidak pernah menginginkan itu. Masa gara-gara oknum nama kampus tercemar," tandas Yoyol.

Sementara itu, penyerangan terhadap sekuriti RSCM diduga dilatari masalah pedagang kaki lima (PKL) yang dilarang berjualan di depan RSCM. PKL tersebut kini hanya dapat berjualan di seberang jalan RSCM.

Ada dugaan, PKL tersebut dibekingi beberapa mahasiswa UKI yang terlibat dalam penyerangan tersebut. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Tutup 12-18 Mei, Pengelola: Libur Lebaran dan Perawatan

Pasar Tanah Abang Tutup 12-18 Mei, Pengelola: Libur Lebaran dan Perawatan

Megapolitan
UPDATE 7 Mei: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 204 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 7 Mei: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 204 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Kasus Pria Pukul Bocah Berujung Damai, Kejari Kota Tangerang Terapkan Restorative Justice

Kasus Pria Pukul Bocah Berujung Damai, Kejari Kota Tangerang Terapkan Restorative Justice

Megapolitan
Bentrokan Antar-Kelompok Terjadi di Pejaten Timur

Bentrokan Antar-Kelompok Terjadi di Pejaten Timur

Megapolitan
Dua Skenario Polisi Antisipasi Masuknya Pemudik ke Kota Bogor

Dua Skenario Polisi Antisipasi Masuknya Pemudik ke Kota Bogor

Megapolitan
Hindari Motor, Mobil Pajero Terbalik Setelah Tabrak Lampu Merah di Cideng Timur

Hindari Motor, Mobil Pajero Terbalik Setelah Tabrak Lampu Merah di Cideng Timur

Megapolitan
Hari Kedua Larangan Mudik, Hanya 25 Orang Berangkat dari Terminal Kalideres

Hari Kedua Larangan Mudik, Hanya 25 Orang Berangkat dari Terminal Kalideres

Megapolitan
UPDATE 7 Mei: Tambah 783 Kasus di Jakarta, 22 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 7 Mei: Tambah 783 Kasus di Jakarta, 22 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Putuskan Tempat Wisata Tetap Dibuka Saat Libur Lebaran

Pemprov DKI Putuskan Tempat Wisata Tetap Dibuka Saat Libur Lebaran

Megapolitan
Polisi Sekat 58 Kendaraan yang Melintas di Posko Penyekatan dan Posko Check Point Kota Tangerang

Polisi Sekat 58 Kendaraan yang Melintas di Posko Penyekatan dan Posko Check Point Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X