BLU Transjakarta Belum Bisa Tambah CCTV di Semua Halte

Kompas.com - 13/08/2013, 00:31 WIB
Kaca halte yang retak dan pecah akibat tertembus peluru di Halte Bus TranJakarta, Pancoran, Jakarta, Minggu (12/5/2013). Penembakan halte busway yang terus terjadi hingga saat ini belum diketahui pelakunya.
KOMPAS/LASTI KURNIAKaca halte yang retak dan pecah akibat tertembus peluru di Halte Bus TranJakarta, Pancoran, Jakarta, Minggu (12/5/2013). Penembakan halte busway yang terus terjadi hingga saat ini belum diketahui pelakunya.
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk mengantisipasi teror berupa penembakan halte bus transjakarta, pihak BLU Transjakarta berencana menambah jumlah CCTV yang terpasang di setiap halte bus transjakarta.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta Pargaulan Butar-Butar, Senin (12/8/2013).

"Supaya kalau ada kejadian serupa, yakni berupa penembakan, bisa langsung ketahuan pelakunya," kata Pargaulan seperti dilansir Warta Kota.

Menurut Pargaulan, saat ini di setiap halte bus transjakarta terpasang CCTV, tetapi di dalam halte yang fungsinya untuk memantau keamanan di halte. Sementara CCTV yang mengarah ke luar atau sisi luar halte belum ada.

Nantinya, kata Pargaulan, CCTV luar tersebut akan dipasang di beberapa halte yang pernah menjadi sasaran tembak orang tak dikenal, yaitu di halte bus transjakarta Cawang-Ciliwung, halte bus transjakarta Cawang-Cikoko, halte bus transjakarta BNN, dan halte bus transjakarta Otista.

"Idealnya memang di semua halte. Namun, karena keterbatasan anggaran, awalnya di beberapa halte yang jadi prioritas dulu," kata Pargaulan.

Menurutnya, pemasangan CCTV luar di beberapa halte bus transjakarta ini akan dilakukan secepatnya.

"Secepat mungkin akan kita realisasikan," katanya.

Dua halte bus transjakarta di Jalan MT Haryono menjadi sasaran penembakan orang tak dikenal pada Jumat (9/8/2013) sekitar pukul 00.30 WIB. Dua halte itu adalah halte Cawang Cikoko, Tebet, Jakarta Selatan, dan halte Cawang Ciliwung, Jatinegara, tepatnya di depan Indomobil.

Akibatnya, sejumlah kaca di dua halte itu pecah berserakan. Menurut saksi mata, yakni petugas keamanan halte, pelaku penembakan menggunakan mobil Fortuner hitam dan melintas mengarah ke Cawang.

Pelaku penembakan belum terungkap.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X