Cara Jokowi Lestarikan Makanan Tradisional Betawi

Kompas.com - 01/09/2013, 15:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat membuka lebaran betawi, di Silang Monas, Jakarta, Minggu (1/9/2013). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat membuka lebaran betawi, di Silang Monas, Jakarta, Minggu (1/9/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terkejut begitu mengetahui banyak makanan tradisional khas Betawi yang dihantarkan kepadanya dalam acara Lebaran Betawi. Melalui acara seperti itu, kata Jokowi, banyak masyarakat yang jadi bahwa mengerti masih banyak makanan-makanan khas Betawi yang tidak diketahui sebelumnya.

"Oleh sebab itu, tahun depan mulai dirancang mungkin dua, tiga, atau seminggu. Acara ini diselenggarakan untuk pengenalan budaya Betawi sebagai karakter dan identitas kota," kata Jokowi saat membuka Lebaran Betawi di silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (1/9/2013).

Dalam acara itu, kata Jokowi, akan melibatkan lebih banyak anak muda dan remaja. Dengan cara itu, Jokowi berharap akan banyak menumbuhkan bibit dan generasi baru yang melestarikan budaya Betawi. Tak hanya makanan, tapi juga melestarikan pakaian adat betawi, kebudayaan betawi, dan senjata khas betawi.

Sebagai titik awal pelestarian budaya Betawi itu, Jokowi akan menyelenggarakan Jakarta Night Market di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan pada Oktober 2013. Pasar malam itu akan diselenggarakan tiap malam minggu atau Sabtu malam dan didominasi dengan panganan khas Betawi.


"Yang namanya ini kue dodol, kembang goyang, akar kelapa. Kalau enggak ada acara-acara seperti ini, anak cucu kita enggak akan mengerti," kata Jokowi.

Acara seperti Lebaran betawi, menurutnya, merupakan kekuatan karakter dan identitas sebuah kota. Ia tidak ingin Jakarta kalah dan ketinggalan dari kota lain di Indonesia yang juga mengangkat nilai kebudayaan mereka. Mantan Wali Kota Surakarta itu berpesan kepada wali kota dan bupati di Ibu Kota untuk melestarikan makanan maupun budaya khas wilayah mereka masing-masing.

Dalam Lebaran Betawi itu, berbagai hantaran makanan diserahkan dari tiap wilayah Ibu Kota kepada Gubernur. Ada keripik sukun, kembang goyang, rumput laut, ketan item, kue semprong, biji ketapang, soto betawi, hingga semur jengkol. Turut hadir dalam acara itu tokoh agama, Tuti Alawiyah, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Edi Nalapraya, pimpinan DPRD DKI, pejabat Pemprov DKI, dan duta besar dari beberapa negara sahabat, seperti Brunei Darusalam, Libya, Sudan, Lebanon, dan Jepang.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Megapolitan
Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Megapolitan
4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

Megapolitan
BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Megapolitan
Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Megapolitan
Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X