Macet Tak Bisa Dihindarkan Saat Kaki Lima Night Market

Kompas.com - 05/10/2013, 17:41 WIB
Tenda-tenda untuk para pedagang night market di jalan Merdeka Selatan sisi selatan sudah berdiri. Tenda yang digunakan adalah frame tenda beratap putih berukuran 5X5 m, dengan tinggi 2,5 m.Dalam night market ini disiapkan 150 tenda untuk 500 pedagang, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2013) KOMPAS.COM/SONYA SUSWANTITenda-tenda untuk para pedagang night market di jalan Merdeka Selatan sisi selatan sudah berdiri. Tenda yang digunakan adalah frame tenda beratap putih berukuran 5X5 m, dengan tinggi 2,5 m.Dalam night market ini disiapkan 150 tenda untuk 500 pedagang, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2013)
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA,KOMPAS.com - Sejak pukul 15.00 kondisi jalan Merdeka Selatan sisi utara padat merayap. Badan jalan digunakan untuk parkir mobil pengunjung, baik yang akan ke Monas, ataupun yang akan ke Kaki Lima Night market.

"Tak bisa dihindarkan, jika ada acara seperti ini macet pasti terjadi, IRTI sendiri sudah tidak bisa menampung kendaraan para pengunjung baik yang ke Monas, tapi juga ke Night Market," ujar Andi Baso, PLT Kadis UMKM di persiapan Night Market, Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2013).

Menurutnya, memang untuk acara seperti ini harus didukung dengan lokasi yang memiliki infrastruktur baik. Keadaan lokasi yang bersebrangan dengan monas yang merupakan salah satu lokasi hiburan, pasti akan menimbulkan kemacetan.

Suwardi Anggota Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan, mengatakan memang sulit untuk menyiasati kemacetan akibat parkir. Parkiran IRTI sendiri memang sudah tidak bisa menampung kendaraan. Kini para pedagang masih bersiap-siap berjualan, padahal waktu sudah menunjukan pukul 17.09.

Stan pedagang berbentuk Y. Dari pintu masuk arah Gambir terlihat tenda kuliner di sisi kanan dan kiri jalan, dan tenda kuliner terlihat jejeran tenda yang memusat di tengah jalan, yang berisi pedagang pakaian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Megapolitan
Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Megapolitan
Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Megapolitan
Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Megapolitan
Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Megapolitan
ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

Megapolitan
Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X