Pelaku Juga Banting Televisi di Rumah Adiguna Sutowo

Kompas.com - 27/10/2013, 16:04 WIB
Rumah Adiguna Sutowo dirusak seorang diduga berinisial F di Jalan Pulomas Barat VII Blok D2, Kayu Puituh, Jakarta Timur Zico NurrashidRumah Adiguna Sutowo dirusak seorang diduga berinisial F di Jalan Pulomas Barat VII Blok D2, Kayu Puituh, Jakarta Timur
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain menabrakkan mobil pada pagar rumah dan kendaraan milik pengusaha Adiguna Sutowo, pelaku juga membanting televisi 32 inch yang berada di dapur.

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Timur, Komisaris Sri bhayangkari menjelaskan, pelaku dengan mengendarai mobil Mercy B 712 NDR menabrakkan mobil ke pagar rumah. Lalu mobil tersebut masuk ke dalam dan menabrak mobil Lexus B 171 AV, Mercy B 171 VAS, dan Alphard, yang terparkir di halaman rumah.

Benturan mobil tersebut sangat kencang, yang menyebabkan mobil Mercy milik Adiguna SUtowo melaju dan menabrak tembok dapur hingga jebol. Lalu pelaku turun dan berteriak-teriak memanggil nama Vika, istri Adiguna.

"Di dapur ada TV 32 inch. Lalu dia membanting TV tersebut," kata Sri ketika dihubungi, Minggu (27/10/2013).


Selain itu pelaku juga mengambil payung yang didapatnya dari salah satu mobil yang ditabrak, yang ia gunakan untuk merusak mobil Lexus. Seorang sopir Adiguna berinisial D lalu menenangkan pelaku yang semakin memberingas.

Tak lama kemudian sebuah mobil Honda Civic datang dengan dikendarai seorang berinisial H, yang ikut melerai dan membujuk pelaku untuk pulang. Setelah berhasil membujuk pelaku pulang, mobil pelaku yang ditinggal akhirnya dibawa oleh mobil derek.

Polisi sampai saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga berinisial F.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Fraksi PKS: Nurmansjah 12 Tahun Jadi Auditor, 10 Tahun Anggota Dewan, Pas dengan Anies

Fraksi PKS: Nurmansjah 12 Tahun Jadi Auditor, 10 Tahun Anggota Dewan, Pas dengan Anies

Megapolitan
Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Megapolitan
Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Megapolitan
Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Megapolitan
Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Megapolitan
Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

Megapolitan
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Megapolitan
Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Megapolitan
Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X