Kompas.com - 10/12/2013, 10:40 WIB
Sejumlah korban dalam tabrakan KRL jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki pembawa bahan bakar, saat dirawat di Rumah Sakit dr Suyoto, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2013). Kecelakaan mengakibatkan sejumlah rangkaian gerbong dan truk tangki terbakar, menyebabkan puluhan luka-luka dan 10 orang tewas. TRIBUNNEWS/HERUDINSejumlah korban dalam tabrakan KRL jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki pembawa bahan bakar, saat dirawat di Rumah Sakit dr Suyoto, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2013). Kecelakaan mengakibatkan sejumlah rangkaian gerbong dan truk tangki terbakar, menyebabkan puluhan luka-luka dan 10 orang tewas.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Wakil Presiden RI Boediono mengunjungi korban kecelakaan KRL yang masih dalam perawatan di Rumah Sakit dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan. Kehadiran Wapres disambut Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama serta sejumlah menteri lainnya.

Pantauan Kompas.com, Boediono yang mengenakan kemeja putih tiba di RS dr Suyoto dengan kendaraan dinas RI 2 pada pukul 08.42. Dia tampak didampingi istrinya, Herawati Boediono.

Boediono berserta istri langsung masuk menuju lantai empat rumah sakit untuk bertemu para korban. Dia sempat mengunjungi beberapa ruangan tempat para korban dirawat, yakni di ruangan Anyelir, Kenangan, dan ruangan Alamanda.

Beberapa pejabat yang juga terlihat menjenguk korban kecelakaan ialah Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, Menteri Perhubungan Eeng Mangindaan, dan Wakil Menteri Pertahanan Safrie Syamsudin. Dalam kunjungannya tersebut, Boediono menyampaikan apresiasi terhadap penanganan dari RS dr Suyoto dan rumah sakit lainnya yang menangani para korban.

"Alhamdulilah penanganan bagus. Para dokter di RS Suyoto dan RS lain menangani sangat baik," ujar Boediono, Selasa (10/12/2013) pagi.

Menurutnya, musibah tersebut merupakan pelajaran bagi semua pihak untuk perbaikan ke depannya lagi. "Memang Presiden selalu mengingatkan keselamatan itu diutamakan. Kita harus pikirkan untuk perbaikan meski ada perbaikan cukup bagus, tapi keselamatan ini tidak bisa kita tawar. Kita pikirkan apa yang bisa dilakukan lagi ke depan," ujar Wapres.

Setelah mengunjungi para korban, Boediono kemudian meninggalkan rumah sakit pukul 09.20. Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama juga langsung meninggalkan RS dr Suyoto setelah menemani Boediono menjenguk pasien.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Megapolitan
Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Megapolitan
Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Megapolitan
Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Megapolitan
Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Megapolitan
KRL Alami Gangguan di Jalur Stasiun Bojonggede–Citayam

KRL Alami Gangguan di Jalur Stasiun Bojonggede–Citayam

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Sebelum Ini Saja Sudah Banyak yang Tak Pakai

Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Sebelum Ini Saja Sudah Banyak yang Tak Pakai

Megapolitan
Soal Aturan Teknis Lepas Masker di Area Terbuka, Pemkot Tangsel Tunggu Instruksi Mendagri

Soal Aturan Teknis Lepas Masker di Area Terbuka, Pemkot Tangsel Tunggu Instruksi Mendagri

Megapolitan
Hanyut Saat Berenang di Kali Perumahan Bekasi, Bocah Laki-laki Ditemukan Meninggal

Hanyut Saat Berenang di Kali Perumahan Bekasi, Bocah Laki-laki Ditemukan Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Beli Pompa Kuras Khusus untuk Pemeliharaan Sumur Resapan

Pemprov DKI Akan Beli Pompa Kuras Khusus untuk Pemeliharaan Sumur Resapan

Megapolitan
Daftar Alamat dan Kontak Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2022

Daftar Alamat dan Kontak Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2022

Megapolitan
Kesaksian Kakak hingga Adik Nirina Zubir, Ungkap Tokoh Figuran dalam Penggelapan Aset Sang Ibu

Kesaksian Kakak hingga Adik Nirina Zubir, Ungkap Tokoh Figuran dalam Penggelapan Aset Sang Ibu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.