Kompas.com - 17/01/2014, 16:02 WIB
Warga melintas Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat, saat hujan lebat mengguyur Bogor, Rabu (9/1/2013). Ketinggian air di Bendungan Katulampa mencapai 120 sentimeter melebihi batas normal yaitu 50 sentimeter sehingga ditetapkan status siaga tiga. Warga terutama yang tinggal di daerah bantaran-bantaran sungai dihimbau bersiaga dan mengantisipasi datangnya banjir. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOWarga melintas Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat, saat hujan lebat mengguyur Bogor, Rabu (9/1/2013). Ketinggian air di Bendungan Katulampa mencapai 120 sentimeter melebihi batas normal yaitu 50 sentimeter sehingga ditetapkan status siaga tiga. Warga terutama yang tinggal di daerah bantaran-bantaran sungai dihimbau bersiaga dan mengantisipasi datangnya banjir. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Hujan yang masih mengguyur wilayah hulu Sungai Ciliwung kembali meningkatkan debit air di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/1/2014) sore. Ketinggian air sempat turun menjadi 140 cm pada siang tadi, tetapi naik lagi menjadi 180 cm atau Siaga II pada pukul 15.25 WIB.

"Sore ini, status mengalami kenaikan pada pukul 15.25 menjadi Siaga II, ketinggian 180 cm," kata Jaenudin, petugas jaga Bendung Katulampa, Bogor, saat dihubungi Kompas.com, Jumat sore.

Air dari Bogor tersebut akan mengalir ke Jakarta dan dampaknya akan muncul sekitar tujuh jam kemudian. Dengan demikian, banjir di Jakarta diperkirakan akan bertambah pada malam nanti.

Jaenudin mengatakan, saat ini hujan masih mengguyur kawasan Puncak, Bogor. Adapun kondisi cuaca di sekitar Bendung Katulampa dalam keadaan gerimis halus. Ketinggian di Bendung Katulampa bergantung pada cuaca di daerah hulu Ciliwung.

"Kita tergantung dari Puncak, kalau tetap hujan, akan terus naik," ujar Jaenudin.

Sejak pukul 08.00 pagi tadi, air di Bendung Katulampa terus naik hingga ketinggian 160 cm pada pukul 11.00. Ketinggian air menurun pada 11.40 WIB dan terus menurun siang ini. Kini kondisinya naik lagi. Karena kondisi Siaga II pada siang tadi, banjir kiriman diperkirakan datang ke Jakarta pada pukul 17.00.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, ada delapan lokasi yang diprediksi akan tergenang pada sore ini. Daerah itu meliputi Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus/Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu. Banjir berpotensi menggenangi kiri dan kanan bibir Sungai Ciliwung yang ada di wilayah itu. Warga diminta waspada terhadap ancaman banjir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update 17 Mei: Kasus Covid-19 di Depok Bertambah 8

Update 17 Mei: Kasus Covid-19 di Depok Bertambah 8

Megapolitan
Update 17 Mei: Tambah 8 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 59 Pasien Dirawat

Update 17 Mei: Tambah 8 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 59 Pasien Dirawat

Megapolitan
Jumlah Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Saat Warga Boleh Lepas Masker di Area Terbuka

Jumlah Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Saat Warga Boleh Lepas Masker di Area Terbuka

Megapolitan
Cara Aktivasi Akun PPDB Jakarta

Cara Aktivasi Akun PPDB Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Rencanakan Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Sungai Sepanjang 300 Meter pada 2023

Pemprov DKI Rencanakan Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Sungai Sepanjang 300 Meter pada 2023

Megapolitan
Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila, Kolonel Priyanto Dianggap Tak Punya Jiwa Sapta Marga

Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila, Kolonel Priyanto Dianggap Tak Punya Jiwa Sapta Marga

Megapolitan
Jadwal Lengkap UTBK SBMPTN 2022 Gelombang I, Simak Perubahannya

Jadwal Lengkap UTBK SBMPTN 2022 Gelombang I, Simak Perubahannya

Megapolitan
Sudin Kesehatan Sebut Tiga Warga Jakarta Pusat Negatif Hepatitis Akut

Sudin Kesehatan Sebut Tiga Warga Jakarta Pusat Negatif Hepatitis Akut

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Waktu Operasional MRT Diperpanjang hingga Pukul 23.00

Mulai Hari Ini, Waktu Operasional MRT Diperpanjang hingga Pukul 23.00

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Diprotes karena Gunakan Istilah Genangan Saat Banjir | Kapolda Metro Berpeluang Jadi Pj Gubernur DKI

[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Diprotes karena Gunakan Istilah Genangan Saat Banjir | Kapolda Metro Berpeluang Jadi Pj Gubernur DKI

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan Petir Disertai Angin Kencang pada Rabu Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan Petir Disertai Angin Kencang pada Rabu Sore

Megapolitan
10 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Jakarta

10 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Jakarta

Megapolitan
Sebut Warga Lebih Senang Menonton, Wagub DKI: Perlu Ada Kampanye Membaca sejak Kecil

Sebut Warga Lebih Senang Menonton, Wagub DKI: Perlu Ada Kampanye Membaca sejak Kecil

Megapolitan
DPRD Depok Ajukan Interpelasi soal KDS, Wakil Wali Kota: Kami Siap Beri Keterangan

DPRD Depok Ajukan Interpelasi soal KDS, Wakil Wali Kota: Kami Siap Beri Keterangan

Megapolitan
Pemkot Tangerang Tengah Siapkan Situs PPDB Jenjang SD dan SMP

Pemkot Tangerang Tengah Siapkan Situs PPDB Jenjang SD dan SMP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.