Kompas.com - 23/01/2014, 13:45 WIB
Wakil Gubernur Banten Rano Karno berjalan memasuki Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa, Jumat (17/1/2014). Rano diperiksa sebagai saksi bagi terdakwa Akil Mochtar dalam kasus pengurusan sengketa Pilkada di Provinsi Banten. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Wakil Gubernur Banten Rano Karno berjalan memasuki Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa, Jumat (17/1/2014). Rano diperiksa sebagai saksi bagi terdakwa Akil Mochtar dalam kasus pengurusan sengketa Pilkada di Provinsi Banten. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur Banten Rano Karno juga menolak rencana sodetan Kali Ciliwung ke Kali Cisadane, yang direncanakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Sebelumnya, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah juga menegaskan menolak rencana sodetan tersebut.

"Jelas saya juga tidak setuju dengan rencana itu. Saya mendukung apa yang dikatakan Bupati dan Wali Kota Tangerang. Baik Bupati maupun Wali Kota memiliki alasan kuat untuk menolak sodetan," katanya saat meninjau titik-titik banjir di Kabupaten dan Kota Tangerang, Rabu (22/1/2014).

Beberapa hal yang menurut Rano Karno menjadi poin krusial adalah masalah sedimentasi di Kali Cisadane dan kekuatan Bendung Pasar Baru, Cisadane, atau Pintu Air 10 di Kota Tangerang. Dia juga membenarkan bahwa Cisadane lebih butuh normalisasi dibanding sodetan.

"Makanya, ayo dong duduk bareng untuk bereskan kisruh ini. Kita bicarakan kepentingan sodetan ini secara teknis yang merujuk realita banjir di sini," kata Rano.

Ia menyatakan, pada prinsipnya, Provinsi Banten siap mendukung rencana sodetan DKI Jakarta. Asalkan, kata dia, rencana itu sama sekali tidak merugikan Kabupaten ataupun Kota Tangerang.

"Kalau nantinya malah merugikan, ya buat apa? Jelas kami akan tolak dengan tegas kalau solusi Jakarta menghilangkan banjir adalah dengan memindahkan air ke Tangerang," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Orang Pencuri Sepeda Motor Terekam CCTV Saat Beraksi di Pademangan

Dua Orang Pencuri Sepeda Motor Terekam CCTV Saat Beraksi di Pademangan

Megapolitan
Ditanya Soal Kesiapan Jakarta Menunju Endemi Covid-19, Begini Respons Wagub DKI

Ditanya Soal Kesiapan Jakarta Menunju Endemi Covid-19, Begini Respons Wagub DKI

Megapolitan
Dea 'OnlyFans' Rentan Sakit karena Hamil, Pengacara Minta Kliennya Tak Ditahan Kejaksaan

Dea "OnlyFans" Rentan Sakit karena Hamil, Pengacara Minta Kliennya Tak Ditahan Kejaksaan

Megapolitan
Wajib Lapor Kasus Pornografi, Dea 'OnlyFans' Disebut Sedang Hamil

Wajib Lapor Kasus Pornografi, Dea "OnlyFans" Disebut Sedang Hamil

Megapolitan
Ikuti Sidang Mafia Tanah, Kakak Nirina Zubir: Ada Pemain Figuran

Ikuti Sidang Mafia Tanah, Kakak Nirina Zubir: Ada Pemain Figuran

Megapolitan
Polisi Tangkap Nelayan Pencuri Motor, Pelaku Kelabui Korban dengan Modus Pinjam

Polisi Tangkap Nelayan Pencuri Motor, Pelaku Kelabui Korban dengan Modus Pinjam

Megapolitan
Tanggapi Pembelaan Kolonel Priyanto, Oditur Militer Anggap Terdakwa Sengaja Buang Sejoli ke Sungai

Tanggapi Pembelaan Kolonel Priyanto, Oditur Militer Anggap Terdakwa Sengaja Buang Sejoli ke Sungai

Megapolitan
Wali Kota Tangsel Sebut 'Work From Anywhere' Bisa Bikin Kerja Lebih Efektif

Wali Kota Tangsel Sebut "Work From Anywhere" Bisa Bikin Kerja Lebih Efektif

Megapolitan
Dharma Jaya Pastikan Sapi yang Dipasok ke Jakarta Bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku

Dharma Jaya Pastikan Sapi yang Dipasok ke Jakarta Bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku

Megapolitan
Bapak dan Anak yang Begal Ibu Muda di Teluknaga Sempat Coba Kabur Saat Hendak Ditangkap

Bapak dan Anak yang Begal Ibu Muda di Teluknaga Sempat Coba Kabur Saat Hendak Ditangkap

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Perumda Dharma Jaya Antisipasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku

Pemprov DKI Minta Perumda Dharma Jaya Antisipasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku

Megapolitan
Anies Dijadwalkan Tiba di Jakarta Rabu Besok Usai Kunjungan ke 3 Negara Eropa

Anies Dijadwalkan Tiba di Jakarta Rabu Besok Usai Kunjungan ke 3 Negara Eropa

Megapolitan
Bapak dan Anak Lakukan Percobaan Pembegalan di Teluknaga, Seorang Ibu Muda Dibacok

Bapak dan Anak Lakukan Percobaan Pembegalan di Teluknaga, Seorang Ibu Muda Dibacok

Megapolitan
Wagub Sebut Rusun Kampung Bayam Akan Diisi Warga Sekitar serta Mereka yang Terdampak Normalisasi Sungai

Wagub Sebut Rusun Kampung Bayam Akan Diisi Warga Sekitar serta Mereka yang Terdampak Normalisasi Sungai

Megapolitan
Jadi Saksi Kasus Mafia Tanah, Nirina Zubir Harap Eks ART Divonis Seberat-beratnya

Jadi Saksi Kasus Mafia Tanah, Nirina Zubir Harap Eks ART Divonis Seberat-beratnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.