Puluhan Taman di Jakarta Rusak akibat Banjir

Kompas.com - 06/02/2014, 13:30 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Banjir yang merendam berbagai tempat di Jakarta selama tiga pekan ini mengakibatkan kerusakan pada puluhan taman milik pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Yonathan Pasodung mengatakan, kini ia sedang menginventarisasi taman rusak akibat banjir di lima wilayah Jakarta.

"Data itu dikumpulkan dari laporan kepala suku dinas masing-masing wilayah. Nanti kalau banjirnya sudah benar-benar surut, baru akan diberi tahu," kata Yonathan kepada wartawan, Kamis (6/2/2014).

Yonathan menyebutkan, tingkat kerusakan taman akibat terendam banjir tidak terlalu parah. Namun, karena terendam beberapa hari, banyak tanaman yang mati atau tercabut dari tanah. Sampah-sampah juga memenuhi taman dan merusak pohon atau tanaman di taman.

Adapun tindakan yang dilakukan sama dengan tindak penanganan dan pemeliharaan rutin. Setiap tanaman atau pohon yang rusak diganti, sampahnya dibersihkan. "Begitu surut, tim buser kami langsung angkut sampahnya dulu, kemudian menata taman yang rusak," kata Yonathan.


Data sementara yang dihimpun Kompas.com, kerusakan terbanyak berada di Jakarta Barat, yaitu di 25 taman. Di Jakarta Pusat, taman yang rusak terdapat di 18 lokasi taman. Demikian pula dengan Taman Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Mungkin kerugiannya mencapai Rp 40-60 juta tiap tamannya," ujar Yonathan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X