Guntur Bumi dan Puput Juga Dilaporkan Terkait Pencurian 250 Gram Emas

Kompas.com - 09/05/2014, 08:03 WIB
Guntur Bumi dan Puput Melati WARTA KOTA/NUR ICHSANGuntur Bumi dan Puput Melati
EditorAna Shofiana Syatiri

Merasa kecolongan, Abdul melaporkan pencurian itu ke Polres Balikpapan setelah menangkap basah Guntur dan Puput. Herdian, pengacara Abdul, menyatakan, Puput ikut bertanggung jawab atas hilangnya emas dan perhiasan seberat 250 gr milik kliennya.

"Ada saksi yang pernah melihat Puput memakai emas dan perhiasan itu," kata Herdian saat dihubungi terpisah.

Emas dan perhiasan yang diduga diambil Guntur dan diberikan ke Puput antara lain cincin, gelang, dan kalung. "Total kerugiannya mencapai Rp 1 miliar. Puput diduga ikut membantu pencurian yang dilakukan Guntur," jelas Herdian.

Puput mengaku kuat

Puput dikabarkan masih menenangkan diri dan "menghilang" setelah kasus dugaan penipuan, pelecehan seksual, hingga pencurian emas yang dilakukan Guntur itu terungkap satu per satu. Meski begitu, kerabat Puput yakin bahwa anggota keluarganya tersebut tidak bersalah.

"Puput bilangnya enggak tahu apa-apa (soal kasus hukum Guntur). Doakan saja agar tidak ada apa-apa," kata Corry Irmamo, kerabat Puput, Kamis petang.

Corry adalah ibu Delia Septianti (28), bekas vokalis Band Ecoutez! yang juga saudara sepupu Puput. Selama ini, Corry tidak pernah mendengar cerita miring tentang keponakannya itu.

"Puput baik-baik saja. Setiap hari kami masih ngobrol lewat BBM (BlackBerry Messenger)," jelas Cony.

Menurut Corry, Puput tetap tenang sejak Guntur ditangkap, Senin (5/5/2014) pagi. Persoalan hukum apa pun yang kini menjerat Guntur di Polda Metro Jaya dan Polres Balikpapan, Puput berharap bisa segera selesai. "Dia (Puput) tenang-tenang saja. Dia sempat bilang kalau kuat, 'Aku kuat'," ujar Corry.

Dia (Puput) kuat menghadapi cobaan yang sekarang dihadapinya," lanjut Corry. (jhs/kin)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jam Operasional Diperpanjang, Pengusaha Mal Tetap Minta Dikecualikan dari Pembatasan

Jam Operasional Diperpanjang, Pengusaha Mal Tetap Minta Dikecualikan dari Pembatasan

Megapolitan
Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Tersedia di Stasiun Gambir dan Yogyakarta

Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Tersedia di Stasiun Gambir dan Yogyakarta

Megapolitan
Olah TKP Kasus Begal Pesepeda di Jalan Latumenten, Polisi Sisir Kamera CCTV

Olah TKP Kasus Begal Pesepeda di Jalan Latumenten, Polisi Sisir Kamera CCTV

Megapolitan
Dishub DKI Keluarkan SK Juknis Transportasi Selama PSBB Ketat, Pengemudi Ojek Dilarang Berkerumun

Dishub DKI Keluarkan SK Juknis Transportasi Selama PSBB Ketat, Pengemudi Ojek Dilarang Berkerumun

Megapolitan
Jam Operasional Mal Diperpanjang, Pengusaha Harap Bisa Kembalikan Peak Hour

Jam Operasional Mal Diperpanjang, Pengusaha Harap Bisa Kembalikan Peak Hour

Megapolitan
Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Megapolitan
Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Megapolitan
33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

Megapolitan
Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Megapolitan
Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X