Normalisasi Kali Sunter Merusak Taman Kota

Kompas.com - 08/06/2014, 20:04 WIB
Taman kota menjadi rusak akibat normalisasi Kali Sunter. Kompas.com / Dian Fath Risalah El AnshariTaman kota menjadi rusak akibat normalisasi Kali Sunter.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com - Normalisasi Kali Sunter mengorbankan taman di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara. Taman yang membentang sepanjang lebih dari 1 kilometer di wilayah Kelurahan Kelapagading Barat dan Rawabadak Selatan itu rusak akibat lalu lintas alat-alat berat untuk pengerukan. Selain itu, karena posisi taman yang terletak tepat di tepian Kali Sunter, material proyek normalisasi seperti beton sheet pile pun diletakkan di sana.

Pantauan Kompas.com, hampir semua pohon dan tanaman di taman itu ditebang. Kerusakan paling parah tampak di taman di wilayah Kelapa Gading Barat. Selain itu, permukaan tanah menjadi tidak rata dan membahayakan para pejalan kaki.

Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Utara Muhamad Fajar Sauri membenarkan bahwa dampak dari pengerjaan normalisasi Kali Sunter, sebagian besar taman jalur Yos Sudarso mengalami kerusakan. Setidaknya ada seratus pohon dan tanaman yang rusak karena ditebang maupun tertimpa alat atau material proyek.

"Sampai saat ini laporan yang kami terima lebih dari seratus pohon dan tanaman yang rusak. Tapi itu proyek dalam rangka menuntaskan banjir yang menyangkut orang banyak," kata Fajar saat dihubungi, Minggu (8/6/2014).

Fajar mengatakan akan menata ulang taman tersebut setelah proyek pengerjaan normalisasi selesai. Pembuatan ulang taman itu akan ditawarkan kepada pihak swasta karena biaya yang dibutuhkan sangat besar.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Megapolitan
93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Megapolitan
Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Megapolitan
Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Megapolitan
Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Megapolitan
Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya, Pengendara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Operasi Patuh Jaya, Pengendara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Megapolitan
Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Megapolitan
Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Megapolitan
Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai  Ancaman

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai Ancaman

Megapolitan
Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X