Ada IPJ, Ahok Harap Pelaku Pasar Tak Timbun Stok Pangan

Kompas.com - 26/06/2014, 12:47 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (paling kiri) saat menghadiri peresmian pembangunan sistem Informasi Pangan Jakarta (IPJ), di Balaikota Jakarta, Kamis (26/6/2014). KOMPAS.COM/KURNIA SARI AZIZAPelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (paling kiri) saat menghadiri peresmian pembangunan sistem Informasi Pangan Jakarta (IPJ), di Balaikota Jakarta, Kamis (26/6/2014).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengharapkan para pelaku pasar, baik itu pedagang maupun konsumen, tidak lagi menimbun stok pangan dalam mengantisipasi inflasi harga.

Hal itu disampaikan Basuki saat meresmikan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang diberi nama Informasi Pangan Jakarta (IPJ), di Balaikota Jakarta, Kamis (26/6/2014).

"Kalau orang tahu ada stok pangan banyak, orang enggak ribut-ribut lagi. Yang paling kacau di dalam sebuah pasar, orang sudah takut inflasi, tidak percaya harga pasar, langsung dia buru-buru beli timbun semuanya," kata pria yang akrab disapa Ahok itu.

Basuki berharap IPJ dapat mempengaruhi ekspektasi pasar. Pedagang jadi tidak akan memasang harga tinggi untuk barang dagangannya. Sebab, harga-harga komoditas itu telah tercantum di dalam website IPJ dan selalu diupdate setiap harinya.

Lebih lanjut, Basuki mengatakan, di dalam laman IPJ itu tidak hanya ditampilkan harga komoditasnya melainkan juga stok pangan yang tersedia di pasar-pasar di Jakarta. Dengan itu, maka masyarakat akan tenang dan tidak akan kehabisan stok.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Hendar mengatakan sistem itu untuk menjaga stabilitas harga pangan di Jakarta. Hendar menjelaskan, di dalam laman itu harga pangan akan di-update setiap pukul 10.00 WIB. Dengan itu, maka setiap pelaku pasar akan mengetahui referensi harganya.

"Sehingga harapan kita, dia (pedagang) tidak akan menetapkan harga yang tidak wajar. Sebagai penjual maupun pembeli, bisa menjadi referensi harga bagi pelaku pasar," kata Hendar.

Setiap harinya, masyarakat dapat mengakses informasi harga 34 komoditas pangan, yang beralamatkan di http://infopangan.jakarta.go.id.

Laman IPJ ini mencakup informasi harga komoditas pangan strategis di 13 pasar di Jakarta. Yang terdiri dari dua pasar induk (Pasar Induk Beras Cipinang dan Pasar Induk Kramat Jati) dan 11 pasar lainnya yang tersebar di lima wilayah ibu kota yakni Pasar Senen, Pasar Jembatan Merah, Pasar Minggu, Pasar Glodok, Pasar Grogol, Pasar Pramuka, Pasar Mayestik, Pasar Jatinegara, Pasar Kramat Jati, Pasar Sunter, dan Pasar Rawa Badak.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD DKI Akan Ajukan Surat Perpanjangan Waktu Pembahasan Anggaran

DPRD DKI Akan Ajukan Surat Perpanjangan Waktu Pembahasan Anggaran

Megapolitan
Fraksi PSI Sesalkan DKI Pangkas Anggaran Rehab Sekolah tetapi Tambah Anggaran Formula E

Fraksi PSI Sesalkan DKI Pangkas Anggaran Rehab Sekolah tetapi Tambah Anggaran Formula E

Megapolitan
GrabWheels Klaim Punya Aturan buat Pengguna Skuter Listrik

GrabWheels Klaim Punya Aturan buat Pengguna Skuter Listrik

Megapolitan
Keluarga Korban Kecelakaan Minta Grab Evaluasi Aturan Penggunaan GrabWheels

Keluarga Korban Kecelakaan Minta Grab Evaluasi Aturan Penggunaan GrabWheels

Megapolitan
Sejumlah Negara Punya Aturan Soal Skuter Listrik, Indonesia Menyusul?

Sejumlah Negara Punya Aturan Soal Skuter Listrik, Indonesia Menyusul?

Megapolitan
Sulit Dikenali, RS Polri Rekonstruksi Wajah Jenazah Pria Dalam Koper

Sulit Dikenali, RS Polri Rekonstruksi Wajah Jenazah Pria Dalam Koper

Megapolitan
Penabrak Dua Pengguna Skuter Listrik di Senayan Diduga Anak Orang Penting

Penabrak Dua Pengguna Skuter Listrik di Senayan Diduga Anak Orang Penting

Megapolitan
Petugas GrabWheel Ditempatkan di JPO Hingga Pukul 02.00 WIB, Sosialisasi Aturan Penggunaan Skuter Listrik

Petugas GrabWheel Ditempatkan di JPO Hingga Pukul 02.00 WIB, Sosialisasi Aturan Penggunaan Skuter Listrik

Megapolitan
Kronologi Kecekalaan Mobil Camry dengan Skuter Listrik GrabWheel

Kronologi Kecekalaan Mobil Camry dengan Skuter Listrik GrabWheel

Megapolitan
Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba yang Ingin Merebut Senjata

Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba yang Ingin Merebut Senjata

Megapolitan
Ini Enam Kecelakaan Fatal yang Libatkan Skuter Listrik di Berbagai Negara dalam Setahun Terakhir

Ini Enam Kecelakaan Fatal yang Libatkan Skuter Listrik di Berbagai Negara dalam Setahun Terakhir

Megapolitan
Marak Skuter Listrik Melintas Jembatan Penyeberangan, Grab Pasang Tanda Larang Mengendarai GrabWheels di Setiap JPO

Marak Skuter Listrik Melintas Jembatan Penyeberangan, Grab Pasang Tanda Larang Mengendarai GrabWheels di Setiap JPO

Megapolitan
Polisi Imbau Skuter Listrik Tidak Digunakan di Jalan Raya

Polisi Imbau Skuter Listrik Tidak Digunakan di Jalan Raya

Megapolitan
Bekasi Punya Kapal Sampah, Kali Bekasi Akan Disekat

Bekasi Punya Kapal Sampah, Kali Bekasi Akan Disekat

Megapolitan
Asal Mula Warga Turunan Arab Penuhi Kawasan Condet

Asal Mula Warga Turunan Arab Penuhi Kawasan Condet

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X