Baru Awal Ramadhan, Harga Daging di Jakarta Sudah Naik

Kompas.com - 01/07/2014, 06:31 WIB
Ilustrasi -- Uci Sanusi (58), pedagang daging sapi di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, sedang melayani pembeli. Gambar diambil pada 9 Juli 2013. Kompas.com/Robertus BelarminusIlustrasi -- Uci Sanusi (58), pedagang daging sapi di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, sedang melayani pembeli. Gambar diambil pada 9 Juli 2013.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Baru memasuki hari kedua Ramadhan, harga-harga kebutuhan sudah mulai terpantau naik. Di antara bahan kebutuhan yang sudah naik harganya adalah daging sapi.

"Sejak hari pertama puasa, harga daging (sapi) sudah naik menjadi Rp 90.000 dari sebelumnya Rp 85.000 (per kilogram)," kata Joni (31), salah satu pedagang daging di Pasar Rawabadak Utara, Koja, Jakarta Utara, Senin (30/6/2014).

"Nanti malah pas dua minggu sebelum Lebaran harga makin naik lagi," ujar Joni memperkirakan. Dalam perkiraannya, harga daging sapi menjelang Lebaran bisa mencapai Rp 110.000 per kilogram, bahkan lebih dari nominal itu.

Joni mengatakan setiap hari rata-rata dia bisa menjual dua ton daging sapi. Namun, selama Ramadhan biasanya dia bisa menjual sampai delapan ton daging sapi.

Komoditas lain

Selain daging sapi, kata Joni, kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam potong dan telur. Daging ayam potong yang biasa dia jual seharga Rp 30.000 per kilogram sekarang sudah dijual dengan harga Rp 35.000, bahkan Rp 38.000 per kilogram.

Adapun telur, imbuh Joni, harganya sudah naik menjadi Rp 20.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp 19.000 per kilogram.

Harga sayur-mayur juga terpantau mengalami kenaikan. Sumini (43), salah satu pedagang sayur di pasar yang sama, mengatakan, harga beberapa sayuran seperti tomat sudah mulai naik, bahkan sejak sebelum Ramadhan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[Update 26 Oktober]: Kasus Aktif Covid-19 di Depok Sebanyak 1.333 Orang

[Update 26 Oktober]: Kasus Aktif Covid-19 di Depok Sebanyak 1.333 Orang

Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Megapolitan
Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Megapolitan
Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Megapolitan
Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Megapolitan
Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Megapolitan
Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Megapolitan
Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Megapolitan
Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Megapolitan
Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Megapolitan
Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Megapolitan
UPDATE 26 Oktober: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.070

UPDATE 26 Oktober: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.070

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X