Kompas.com - 05/07/2014, 19:28 WIB
Sejumlah musisi saat tampil dalam acara konser Salam 2 Jari, di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (5/7/2014) Alsadad RudiSejumlah musisi saat tampil dalam acara konser Salam 2 Jari, di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (5/7/2014)
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Ribuan orang mulai meninggalkan lokasi Konser Salam 2 Jari Jokowi-JK di Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (5/7/2014). Mereka terlihat berkerumun keluar dari pintu kuning GBK.

Pantauan Kompas.com, usai mengetahui waktu berbuka puasa, para pendukung capres-cawapres nomor urut 2 ini keluar. Mereka terlihat sudah membawa makanan sendiri tanpa membeli makanan di pedagang sekitar. Mereka terlihat duduk di halaman GBK menikmati nasi kotak bawaan mereka.

Terlihat beberapa lain sudah bergegas meninggalkan GBK. Selang lima belas menit, massa keluar melalui pintu luar GBK sektor 12 menuju bus, mobil, dan motor.

Massa yang menggunakan sepeda motor keluar dengan membunyikan klakson bersama-sama. Mereka memanggil yang lain untuk mengikuti arah mereka pulang.

Sementara itu,  yang lain terlihat masih berorasi mendukung Jokowi-JK.  "Pilih nomor dua. Kalau misalnya enggak bisa baca, pas mau coblos cari saja yang baju kotak-kotak. Coblos itu saja," ujarnya.

"Kalau pilih Jokowi. Kita semua rakyat bisa kemana saja. Tidak ada penculikan," tambahnya.

"Kalau Prabowo, lihat saja, enggak bisa keluar negeri, takut diculik," lanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, massa lain terlihat sibuk mempersiapkan diri untuk pulang. Ada pula yang kelihatan lelah dan memilih duduk di atas trotoar menunggu bus mereka berjalan.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.