Terdengar Letupan Api Sebelum Kebakaran di Kemenkeu

Kompas.com - 25/07/2014, 12:06 WIB
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di Kementerian Keuangan di Jalan Dr. Wahidin, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2014). TMC Polda Metro JayaPetugas pemadam kebakaran memadamkan api di Kementerian Keuangan di Jalan Dr. Wahidin, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kebakaran di kantor Kementerian Keuangan, Jumat (25/7/2014) subuh, diduga karena arus pendek. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Pol) Rikwanto mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, api berasal dari lantai II Gedung B, dekat lemari pendingin atau kulkas.

"Saksi Sukri melihat dari luar di lantai II Gedung B ada api dan bunyi letusan api, kemudian setelah naik ke lantai 2, dia bersama temannya Cahyono, melihat di dekat lemari pendingin atau kulkas ada api kemudian menyemprot dengan APAR (alat pemadam api ringan) sampai beberapa tabung APAR tetapi api belum padam," ujarnya, Jumat (25/7/2014).

Menurut pengakuan saksi, kata dia, yang pertama melihat adanya kepulan asap adalah Cahyono, pegawai harian lepas di Kementerian Keuangan. Asap pertama kali dilihat di lift gedung B.

"Kemudian Cahyono memberi tahu temannya, Sukri, yang merupakan sekuriti gedung bahwa di lift gedung B ada asap, kemudian Sukri keluar untuk mengambil hydrant," ujarnya.

Gedung B (Badan Kebijakan Fiskal) Kementerian Keuangan, Jalan Dr Wahidin No 1, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, terbakar kira-kira pukul 04.00. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara itu, kerugian materiil belum bisa diperkirakan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Transisi Jakarta, Aturan Ganjil Genap Tak Berlaku bagi Ojol

PSBB Transisi Jakarta, Aturan Ganjil Genap Tak Berlaku bagi Ojol

Megapolitan
Ini Protokol bagi Penumpang Bus Transjakarta selama Masa PSBB Transisi

Ini Protokol bagi Penumpang Bus Transjakarta selama Masa PSBB Transisi

Megapolitan
Pilkada Tangsel, Keponakan Prabowo Dikabarkan Akan Bersanding dengan Sekda

Pilkada Tangsel, Keponakan Prabowo Dikabarkan Akan Bersanding dengan Sekda

Megapolitan
Masa PSBB Transisi, Bus Transjakarta Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Masa PSBB Transisi, Bus Transjakarta Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Megapolitan
Ini Mekanisme Pengendalian Ketat Berskala Lokal jika Terjadi Gelombang Kedua Covid-19 di Jakarta

Ini Mekanisme Pengendalian Ketat Berskala Lokal jika Terjadi Gelombang Kedua Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Klaim Kasus Covid-19 Terus Menurun Selama Tiga Bulan

Wali Kota Bekasi Klaim Kasus Covid-19 Terus Menurun Selama Tiga Bulan

Megapolitan
Jakarta Masuk PSBB Transisi, Bagaimana jika Ada Gelombang Kedua?

Jakarta Masuk PSBB Transisi, Bagaimana jika Ada Gelombang Kedua?

Megapolitan
Pedagang Pasar Ciputat Khawatir Kehilangan Konsumen jika Direlokasi, Disperindag Siapkan Strategi

Pedagang Pasar Ciputat Khawatir Kehilangan Konsumen jika Direlokasi, Disperindag Siapkan Strategi

Megapolitan
Masa PSBB Transisi DKI Jakarta, Ganjil Genap Berlaku bagi Mobil dan Motor

Masa PSBB Transisi DKI Jakarta, Ganjil Genap Berlaku bagi Mobil dan Motor

Megapolitan
PSBB Transisi, Semua Ruas Jalan di Jakarta Diprioritaskan bagi Pejalan Kaki dan Pesepeda

PSBB Transisi, Semua Ruas Jalan di Jakarta Diprioritaskan bagi Pejalan Kaki dan Pesepeda

Megapolitan
Sempat Banjir di Kawasan Jakarta Utara akibat Rob, Kini Mulai Surut

Sempat Banjir di Kawasan Jakarta Utara akibat Rob, Kini Mulai Surut

Megapolitan
Mandeknya Revitalisasi Pasar Ciputat, Terbentur Persoalan Aset hingga Kesepakatan Pedagang

Mandeknya Revitalisasi Pasar Ciputat, Terbentur Persoalan Aset hingga Kesepakatan Pedagang

Megapolitan
PSBB Proporsional Depok, Ini Daftar Aktivitas yang Dilarang dan Diizinkan secara Terbatas

PSBB Proporsional Depok, Ini Daftar Aktivitas yang Dilarang dan Diizinkan secara Terbatas

Megapolitan
10 Pasien Sembuh dalam Sehari, Kini Ada 23 Pasien Covid-19 di Kota Bekasi

10 Pasien Sembuh dalam Sehari, Kini Ada 23 Pasien Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Kelompok Perampok AKAP Beraksi Saat Minimarket Sepi, Polisi Bongkar Modus Operasinya

Kelompok Perampok AKAP Beraksi Saat Minimarket Sepi, Polisi Bongkar Modus Operasinya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X