Akses Jalan ke Gedung MK Ditutup, Aksi Hanya Boleh di Ring 3

Kompas.com - 21/08/2014, 08:57 WIB
Jalan Sudirman-MH Thamrin ramai lancar menjelang putusan Mahkamah Konstitusi, Kamis (21/8/2014). Adysta Pravitra RestuJalan Sudirman-MH Thamrin ramai lancar menjelang putusan Mahkamah Konstitusi, Kamis (21/8/2014).
Penulis Jessi Carina
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Akses jalan di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, telah ditutup sejak Rabu (20/8/2014) tengah malam, menjelang sidang putusan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang akan digelar MK pada hari ini, Kamis (21/8/2014). Sidang dijadwalkan pukul 14.00 WIB.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, para pengunjuk rasa hanya bisa menggelar aksi di Ring 3. 

"Untuk unjuk rasa hanya sampai Ring 3, yaitu di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Kedutaan Besar AS (Amerika Serikat), Pertamina, dan Harmoni," ujar RIkwanto, Kamis (21/8/2014).

Rikwanto menjelaskan, wilayah yang masuk dalam kawasan Ring 1 adalah Ruang Sidang Utama MK, sementara Ring 2 merupakan lingkup Gedung Mahkamah Konstitusi, mulai dari halaman sampai depan Gedung MK. Ring 3 ada di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Kedubes AS, Pertamina, dan Harmoni. Adapun Ring 4 adalah titik-titik berjarak beberapa ratus meter dari Gedung MK.

Pengunjuk rasa hanya bisa melakukan aksi hingga di Ring 3. Jalur setelah perempatan Patung Kuda Arjuna Wiwaha ke arah Jalan Medan Merdeka Barat saat ini sudah ditutup.

Jumlah personel yang disiapkan di Ring 1, 2, 3, dan 4 masing-masing sebanyak 3.500 orang. Sementara itu, total personel kepolisian yang diterjunkan untuk mengamankan di sejumlah titik pada hari ini sebanyak 21.000 orang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

Megapolitan
Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Megapolitan
Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Megapolitan
Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Megapolitan
Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Megapolitan
Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Megapolitan
Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Megapolitan
Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Megapolitan
Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Megapolitan
Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Megapolitan
Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X