Kompas.com - 04/09/2014, 13:34 WIB
Hetty Evelyn Ngantung Mamesah, memegang foto mantan Gubernur DKI Jakarta, Henk Ngantung. Evelyn meninggal pada usia 75 tahun, Rabu (3/9/2014) malam. Istimewa/Warta KotaHetty Evelyn Ngantung Mamesah, memegang foto mantan Gubernur DKI Jakarta, Henk Ngantung. Evelyn meninggal pada usia 75 tahun, Rabu (3/9/2014) malam.
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Mendiang istri mantan Gubernur DKI Jakarta, Hetty Evelyn Ngantung Mamesah, mendapat perhatian dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Ahok, sapaan Basuki, memberikan bantuan Rp 3 juta per bulan kepada istri Henk Ngantung itu.

Hal itu diungkapkan putra ketiga Henk Ngantung, Kamang Solana Ngantung (46), di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2014).

"Pak Ahok bantu tiap bulan dengan mentransfer Rp 3 juta untuk Ibu Hetty," kata Kamang. Menurut Kamang, bantuan dari Wagub DKI itu sudah diberikan selama satu tahun ini.

Bantuan itu, lanjutnya, berasal dari kantong pribadi Ahok. "Kata Pak Ahok, Bu ini dari uang pribadi saya ya Bu," ujar Kamang.

Selain dari anak-anaknya, Hetty mengandalkan uang pensiunan PNS dari suaminya, yang mantan Gubernur DKI itu. Tiap bulan, kata Kamang, Hetty menerima Rp 830.000.

"Kalau waktu Pak Henk masih hidup, itu dua kalinya sama yang punya Pak Henk. Jadi, Rp 1,6 juta," ujar Kamang.

Hetty tutup usia saat genap berumur 75 tahun. Ia wafat pada Rabu (3/9/2014) dalam perawatan di RS UKI. Hetty memiliki empat anak, satu di antaranya telah meninggal dunia. Hetty juga meninggalkan delapan cucu.

Hetty menikah dengan Henk pada tahun 1964. Henk adalah satu-satunya gubernur non-Muslim DKI. Bernama lengkap Hendrik Hermanus Joel Ngantung, Henk menjabat Gubernur DKI pada 27 Agustus 1964 sampai 15 Juli 1965. Henk meninggal dalam usia 71 tahun pada 12 Desember 1991.

Selama ini, Hetty tinggal di rumahnya di Gang Jambu Nomor 25 RT 07 RW 04, Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur. Saat ini, mendiang disemayamkan di rumah duka RSPAD. Rencananya, jenazahnya akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jumat (5/9/2014).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Berizin, Sebuah Gudang di Tangsel Disegel

Tak Berizin, Sebuah Gudang di Tangsel Disegel

Megapolitan
Polres Jakarta Selatan Buka 31 Gerai Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Polres Jakarta Selatan Buka 31 Gerai Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Megapolitan
Warga Tangerang Selatan Masih Kesulitan Peroleh Minyak Goreng Murah

Warga Tangerang Selatan Masih Kesulitan Peroleh Minyak Goreng Murah

Megapolitan
Belum Dapat Bantuan, Warga Tegal Alur Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Warga

Belum Dapat Bantuan, Warga Tegal Alur Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Warga

Megapolitan
Relawan Jokowi Mania Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ubedilah Badrun

Relawan Jokowi Mania Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ubedilah Badrun

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Puncak Musim Hujan, Warga Bumi Nasio Kota Bekasi Siapkan Pompa

Antisipasi Banjir di Puncak Musim Hujan, Warga Bumi Nasio Kota Bekasi Siapkan Pompa

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Sebut Kendaraan Berpelat Khusus RF Kerap Langgar Ganjil-Genap karena Merasa Kebal Hukum

Polisi Sebut Kendaraan Berpelat Khusus RF Kerap Langgar Ganjil-Genap karena Merasa Kebal Hukum

Megapolitan
Tahanan Narkoba Polres Jaksel Tewas, Keluarga Bakal Lapor ke Propam Polri

Tahanan Narkoba Polres Jaksel Tewas, Keluarga Bakal Lapor ke Propam Polri

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.012

UPDATE 19 Januari: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.012

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan 'Door to Door'

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan "Door to Door"

Megapolitan
2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

Megapolitan
Sindir Anies 'Kerja Senyap' Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Sindir Anies "Kerja Senyap" Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Megapolitan
Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.