Kompas.com - 23/09/2014, 19:55 WIB
Parkir liar di bahu jalan masih marak di Kawasan Ruko Indobangun Propertindo meskipun pada hari Selasa (10/6/2014) kemarin sudah ditertibkan. Kompas.com / Dian Fath Risalah El AnshariParkir liar di bahu jalan masih marak di Kawasan Ruko Indobangun Propertindo meskipun pada hari Selasa (10/6/2014) kemarin sudah ditertibkan.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Unit Pelaksana Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan memasang alat parkir meter di Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2014) besok.

Alat yang dipasang adalah mesin parkir meter yang didatangkan dari Swedia beserta kamera pengawas (CCTV). "Besok mungkin alatnya sudah dipasang di Jalan Sabang," kata Kepala UP Perparkiran Sunardi Sinaga melalui pesan singkat, Selasa (23/9/2014). [Baca: Ahok Jadi "Kepala Preman" Baru dalam Penerapan Meteran Parkir]

Menurut Sunardi, jumlah mesin beserta kamera pengawas yang akan dipasang masing-masing ada 11 unit. Ditargetkan penerapannya akan mulai dilakukan pada Jumat (26/9/2014).

"Jumat sudah ready untuk operasi 11 alat parkir meter dan 11 unit CCTV. Nanti akan disiagakan juga petugas pengawas," ujar Sunardi. [Baca: Berapa Kebocoran Pendapatan Parkir di Jalan Sabang]

Untuk informasi, dalam satu mesin parkir meter bisa mendeteksi 10-15 kendaraan roda empat. Adapun biaya yang akan dikenakan adalah Rp 4.000 sampai Rp 8.000 setiap satu jam.

Pembagian hasil biaya parkir ke depannya adalah 70 persen dan 30 persen. Sebanyak 70 persen untuk vendor dan 30 persen untuk Dishub DKI. Adapun parkir meter hanya berlaku untuk kendaraan roda empat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Truk Pengangkut Sayur Terjaring Razia di Tol Cikarang, Ternyata Isinya 7 Pemudik

Truk Pengangkut Sayur Terjaring Razia di Tol Cikarang, Ternyata Isinya 7 Pemudik

Megapolitan
Alat Berat Sulit Masuk karena Akses Sempit, Pengangkatan Puing Longsor di Jagakarsa Dikerjakan Manual

Alat Berat Sulit Masuk karena Akses Sempit, Pengangkatan Puing Longsor di Jagakarsa Dikerjakan Manual

Megapolitan
Sanksi untuk ASN DKI yang Nekat Mudik Lebaran, dari Teguran hingga Penurunan Pangkat

Sanksi untuk ASN DKI yang Nekat Mudik Lebaran, dari Teguran hingga Penurunan Pangkat

Megapolitan
Gelap dan Berisiko Longsor Susulan, Puing Rumah di Jagakarsa Belum Diangkat

Gelap dan Berisiko Longsor Susulan, Puing Rumah di Jagakarsa Belum Diangkat

Megapolitan
Longsor di Jagakarsa Rusak Rumah Warga, Tembok Retak dan Lantai Terangkat

Longsor di Jagakarsa Rusak Rumah Warga, Tembok Retak dan Lantai Terangkat

Megapolitan
Catat, Ini Jadwal Terbaru KRL Selama Masa Larangan Mudik 6-17 Mei

Catat, Ini Jadwal Terbaru KRL Selama Masa Larangan Mudik 6-17 Mei

Megapolitan
Sidang Kasus Kerumunan di Petamburan dan Megamendung, Saksi Ahli yang Dibawa Rizieq Shihab Akan Diperiksa

Sidang Kasus Kerumunan di Petamburan dan Megamendung, Saksi Ahli yang Dibawa Rizieq Shihab Akan Diperiksa

Megapolitan
Mudik Resmi Dilarang, Ingat Ada 31 Lokasi Check Point dan Pos Penyekatan di Jabodetabek!

Mudik Resmi Dilarang, Ingat Ada 31 Lokasi Check Point dan Pos Penyekatan di Jabodetabek!

Megapolitan
Kronologi Ditilangnya Pengemudi Pajero 'Jenderal' Kekaisaran Sunda Nusantara, Awalnya karena Pelat Palsu

Kronologi Ditilangnya Pengemudi Pajero "Jenderal" Kekaisaran Sunda Nusantara, Awalnya karena Pelat Palsu

Megapolitan
Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi 'Duta Masker'

Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi "Duta Masker"

Megapolitan
Seputar SIKM Jakarta, dari Cara Daftar hingga Syarat Dokumen

Seputar SIKM Jakarta, dari Cara Daftar hingga Syarat Dokumen

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dokumen Wajib Penumpang Pesawat di Masa Larangan Mudik | Sidang Rizieq

[POPULER JABODETABEK] Dokumen Wajib Penumpang Pesawat di Masa Larangan Mudik | Sidang Rizieq

Megapolitan
Puing Longsoran Sumbat Kali, Ratusan Rumah di Jagakarsa Kebanjiran

Puing Longsoran Sumbat Kali, Ratusan Rumah di Jagakarsa Kebanjiran

Megapolitan
Update 5 Mei: Pasien Covid-19 Depok Berkurang Jadi 1.531 Orang

Update 5 Mei: Pasien Covid-19 Depok Berkurang Jadi 1.531 Orang

Megapolitan
Update 5 Mei: Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19

Update 5 Mei: Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X