Kompas.com - 27/09/2014, 15:04 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo beserta wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama saat acara pelantikan pimpinan DPRD DKI periode 2014-2019, di Gedung DPRD DKI, Jumat (26/9/2014) Alsadad RudiGubernur DKI Jakarta Joko Widodo beserta wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama saat acara pelantikan pimpinan DPRD DKI periode 2014-2019, di Gedung DPRD DKI, Jumat (26/9/2014)
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bertekad untuk membereskan kawasan Kali Jodo secara bertahap.

Jika Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI telah berhasil merampungkan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Daan Mogot, Jakarta Barat, maka warga setempat akan langsung direlokasi.

"Kami mau bersihkan pelan-pelan, pasti. Makanya ini lagi menunggu Rusun Daan Mogotnya siap dan mereka (warga) harus mau pindah ke sana, jangan ada alasan jauh lokasi (rusun), masih di Jakarta ini," kata Basuki, di Taman Hutan Kota Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2014).

Ia mengatakan, sedianya kawasan Kalijodo merupakan area terbuka hijau. Kawasan yang kini terkenal dengan lokasi prostitusi dan pedagang kaki lima itu akan dikembalikan fungsinya oleh DKI menjadi jalan inspeksi.

Dia menganggap warga melanggar aturan karena mendirikan bangunan liar di atas lahan negara. Pria yang akrab disapa Ahok itu menjelaskan, dahulu kawasan Kalijodo sudah pernah ditertibkan. Hanya saja, Dinas Pekerjaan Umum tidak kunjung membangun jalan inspeksi.

Sehingga, PKL dan pekerja seks komersial (PSK) kembali membuka lapak dan mendirikan bangunan di sana. "DKI juga tidak pernah cari solusi penyelsaian Kalijodo ini. Makanya mereka balik lagi ke sini. Warga harus relokasi ke rusun yang sudah ada PAM dan gas nya," kata Basuki.

Pada Kamis (27/2/2014) lalu, Basuki juga pernah "blusukan" ke lokasi ini bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Dari dalam mobil Toyota Hi-Ace, Jokowi-Basuki memantau kawasan Kalijodo yang berada di pinggir Kanal Banjir Barat (KBB) itu.

Selain dipenuhi rumah kumuh, wilayah itu juga telah berdiri puluhan kelab malam kelas bawah.
Di sisi lain, pada kesempatan ini, Basuki turut melakukan penanaman pohon di Taman Kota Penjaringan. Acara tanam pohon ini diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Trisakti.

Suami Veronica Tan itu kemudian menanam pohon jenis trembesi. Ia berharap, melalui penanaman pohon, dapat membuat Jakarta lebih hijau. "Biar suhunya tidak terlalu panas. Karena ini ada hubungannya dengan emosi. Kalau adem, kan enak," kata Basuki.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Tutup 12-18 Mei, Pengelola: Libur Lebaran dan Perawatan

Pasar Tanah Abang Tutup 12-18 Mei, Pengelola: Libur Lebaran dan Perawatan

Megapolitan
UPDATE 7 Mei: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 204 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 7 Mei: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 204 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Kasus Pria Pukul Bocah Berujung Damai, Kejari Kota Tangerang Terapkan Restorative Justice

Kasus Pria Pukul Bocah Berujung Damai, Kejari Kota Tangerang Terapkan Restorative Justice

Megapolitan
Bentrokan Antar-Kelompok Terjadi di Pejaten Timur

Bentrokan Antar-Kelompok Terjadi di Pejaten Timur

Megapolitan
Dua Skenario Polisi Antisipasi Masuknya Pemudik ke Kota Bogor

Dua Skenario Polisi Antisipasi Masuknya Pemudik ke Kota Bogor

Megapolitan
Hindari Motor, Mobil Pajero Terbalik Setelah Tabrak Lampu Merah di Cideng Timur

Hindari Motor, Mobil Pajero Terbalik Setelah Tabrak Lampu Merah di Cideng Timur

Megapolitan
Hari Kedua Larangan Mudik, Hanya 25 Orang Berangkat dari Terminal Kalideres

Hari Kedua Larangan Mudik, Hanya 25 Orang Berangkat dari Terminal Kalideres

Megapolitan
UPDATE 7 Mei: Tambah 783 Kasus di Jakarta, 22 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 7 Mei: Tambah 783 Kasus di Jakarta, 22 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Putuskan Tempat Wisata Tetap Dibuka Saat Libur Lebaran

Pemprov DKI Putuskan Tempat Wisata Tetap Dibuka Saat Libur Lebaran

Megapolitan
Polisi Sekat 58 Kendaraan yang Melintas di Posko Penyekatan dan Posko Check Point Kota Tangerang

Polisi Sekat 58 Kendaraan yang Melintas di Posko Penyekatan dan Posko Check Point Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X