Polisi Sebut Lamborghini Hotman Tabrak Bus Pariwisata lalu Seruduk Pembatas Jalan

Kompas.com - 10/10/2014, 13:38 WIB
Lamborghini B 333 NI milik pengacara Hotman Paris Hutapea yang terlibat kecelakaan di Tol Wiyoto Wiyono. Senin (6/10/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusLamborghini B 333 NI milik pengacara Hotman Paris Hutapea yang terlibat kecelakaan di Tol Wiyoto Wiyono. Senin (6/10/2014).
Penulis Jessi Carina
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi memastikan, kecelakaan mobil truk boks di Tol Wiyoto Wiyono tidak ada hubungannya dengan kecelakaan Lamborghini milik pengacara Hotman Paris Hutapea. Menurut polisi, Lamborghini milik Hotman tidak pernah bersentuhan langsung dengan truk boks.

"Tidak ada sentuhan sama sekali antara Lamborghini dan mobil truk ini," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/10/2014).

Rikwanto menunjukkan sketsa kecelakaan tersebut pada selembar kertas. Saat itu, terjadi dua kecelakaan. Pada kecelakaan pertama, truk boks oleng, diduga karena pecah ban.

Mobil yang tadinya berada pada sisi kiri jalan ini langsung berubah haluan mengarah kanan jalan hingga akhirnya truk boks terguling.

Kecelakaan kedua terjadi pada bus pariwisata yang berada di belakang truk boks. Ketika truk boks oleng ke kanan jalan, bus tersebut mencoba menghindar dengan mengambil arah kanan jalan pula.

Di belakang bus itu terdapat Lamborghini milik Hotman, yang belum sempat menghindar. Lamborghini lalu menabrak bus pariwisata dan ikut menabrak pembatas jalan hingga ringsek.

Kronologi tersebut didapat berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan hasil olah TKP. Namun, hasil laboratorium forensik belum keluar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi masih menelusuri penyebab truk boks tersebut oleng, apakah karena pecah ban, atau pecah ban justru terjadi setelah truk tersebut oleng.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Mulai Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 untuk Tenaga Kesehatan

Jakarta Mulai Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 untuk Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Direktur dan Komisaris Utama PT ASA Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Direktur dan Komisaris Utama PT ASA Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Satgas Covid-19 Tangsel: Kasus Harian Melonjak karena Testing Kian Masif

Satgas Covid-19 Tangsel: Kasus Harian Melonjak karena Testing Kian Masif

Megapolitan
Depot Isi Ulang Oksigen di Setiabudi Kini Makin Sepi, padahal Sempat Gratis

Depot Isi Ulang Oksigen di Setiabudi Kini Makin Sepi, padahal Sempat Gratis

Megapolitan
Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Megapolitan
Ribuan Kader Dasawisma di Jakpus Dikerahkan Bujuk Warga Ikut Vaksinasi

Ribuan Kader Dasawisma di Jakpus Dikerahkan Bujuk Warga Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Kecamatan Kembangan Miliki Tim Pemulasaraan Jenazah Korban Covid-19 di Tiap Kelurahan

Kecamatan Kembangan Miliki Tim Pemulasaraan Jenazah Korban Covid-19 di Tiap Kelurahan

Megapolitan
Pria Beratribut Ojol Curi Spion Mobil di Tebet

Pria Beratribut Ojol Curi Spion Mobil di Tebet

Megapolitan
Polisi: Warga yang Beli Tabung Oksigen dari Facebook ErwanO2 Tolong Lapor, Jangan Digunakan!

Polisi: Warga yang Beli Tabung Oksigen dari Facebook ErwanO2 Tolong Lapor, Jangan Digunakan!

Megapolitan
Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos

Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos

Megapolitan
Mobil Pecah Ban di Matraman, Oleng lalu Tabrak Petugas Dinas Pertamanan

Mobil Pecah Ban di Matraman, Oleng lalu Tabrak Petugas Dinas Pertamanan

Megapolitan
Punya Target Terbanyak di Jakarta, Vaksinasi Covid-19 di Cengkareng Kini Sudah 45 Persen

Punya Target Terbanyak di Jakarta, Vaksinasi Covid-19 di Cengkareng Kini Sudah 45 Persen

Megapolitan
Januari hingga Juni 2021 Terjadi 161 Kebakaran di Jakarta Barat

Januari hingga Juni 2021 Terjadi 161 Kebakaran di Jakarta Barat

Megapolitan
Korban Pungli Bansos Tarik Omongan, Pemkot Tangerang Tetap Teruskan Penyelidikan

Korban Pungli Bansos Tarik Omongan, Pemkot Tangerang Tetap Teruskan Penyelidikan

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Kecamatan Cengkareng Menurun, Sudah Tak Ada Lagi Zona Merah

Kasus Covid-19 di Kecamatan Cengkareng Menurun, Sudah Tak Ada Lagi Zona Merah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X