Warga Penasaran Lihat Jokowi, Mobil Damkar di Bundaran HI "Dibajak"

Kompas.com - 20/10/2014, 14:57 WIB
Satu unit mobil Damkar di Bundaran Hotel Indonesia tidak bisa beroperasi. Mobil itu dijadikan tempat duduk oleh warga yang hadir dalam acara Syukuran Rakyat Joko Widodo-Jusuf Kalla. KOMPAS.com/Fabian Januarius KuwadoSatu unit mobil Damkar di Bundaran Hotel Indonesia tidak bisa beroperasi. Mobil itu dijadikan tempat duduk oleh warga yang hadir dalam acara Syukuran Rakyat Joko Widodo-Jusuf Kalla.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
— Satu mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta yang terparkir di Bundaran Hotel Indonesia "dibajak" warga. Mobil tersebut pun tidak dapat beroperasi.

Pantauan Kompas.com, Senin (20/10/2014), sekitar 20 orang naik ke atap mobil tersebut. Mereka menggunakan atap mobil untuk mengamankan posisi melihat kirab budaya Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

"Ya, jadi enggak bisa bergerak ke mana-mana itu mobil," ujar salah satu petugas.

Kebanyakan, warga yang menempati atap mobil itu memegang kamera, entah sekadar kamera ponsel atau kamera profesional. Warga ingin mengabadikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang direncanakan melintas di depannya menggunakan kereta kencana.

Menurut petugas, mobil itu disiagakan untuk mengantisipasi titik api. Namun, belakangan, air dalam tangki digunakan untuk menyiram aspal di seputaran Bundaran HI.

"Supaya tidak terlalu panas," lanjut dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Vaksin Covid-19 Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

Wagub DKI: Vaksin Covid-19 Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

Megapolitan
33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

Megapolitan
Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Megapolitan
Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Megapolitan
PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

Megapolitan
Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Megapolitan
BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Megapolitan
Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Megapolitan
Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Megapolitan
Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Megapolitan
Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Megapolitan
Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X