Saat Kirab Budaya, Kuda Jokowi-JK Sempat "Nervous"

Kompas.com - 21/10/2014, 09:12 WIB
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menaiki kereta kuda di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014). KOMPAS.COM/FABIAN JANUARIUS KUWADOPresiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menaiki kereta kuda di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kuda penarik kereta yang ditumpangi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat nervous saat kirab budaya yang berlangsung mulai dari Bundaran Hotel Indonesia sampai di Istana Negara, Senin (20/10/2014).

"(Pas kirab kudanya) agak nervous, soalnya kan banyak orang. Tapi, sekarang sudah pulih, sehat-sehat," kata pemilik keempat kuda tersebut, Sunardi, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21/10/2014) pagi.

Menurut dia, setelah selesai perjalanan kirab sampai di Istana negara, keempat kudanya dititipkan di pihak Detasemen Polisi Militer. Setelah itu, kuda-kuda tersebut dibawa ke Pulomas. Tiba di Pulomas sekitar pukul 17.00, kuda-kuda ini dimanjakan setelah digunakan untuk acara tersebut.

Sunardi mengatakan, keempat kudanya kemudian dibersihkan. Masing-masing dimandikan dengan air hangat dan diberi makan. "Setelah dipakai, perawatannya harus komplet, kan capek. Dimandiin pakai air hangat, dikasih vitamin kayak telur," ujar Sunardi.

Pada pukul 21.00, lanjutnya, keempat kuda itu dimasukkan ke dalam truk. Kuda-kudanya itu langsung dibawa ke Solo. "Sekarang sudah di Tegal, sedang istirahat, kasih makan. Mungkin pukul 14.00 nanti sampai di Solo," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Megapolitan
Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Megapolitan
Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

Megapolitan
Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

Megapolitan
Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Megapolitan
KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

Megapolitan
Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Megapolitan
Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Megapolitan
Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X