Ini Persiapan TNI Hadapi Banjir di Jakarta

Kompas.com - 17/11/2014, 14:19 WIB
Peta banjir Google 2014. Peta banjir Google 2014.
Penulis Jessi Carina
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Kodam Jaya telah menyiapkan konsep penanganan banjir yang mungkin akan dihadapi warga Jakarta. Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Suto mengatakan persiapan penanganan banjir di Jakarta bahkan sudah Siaga 1.

"Masing-masing sudah persiapan perlengkapan dan sarana yang lain, intinya kita sudah siap atau sudah Siaga 1," ujar Agus Sutomo di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/11/2014).

Agus mengatakan sebanyak 14.500 prajurit dari Kodam Jaya yang diperkuat oleh Kodam Makotama, Kopasus, Kostrad, Marinir dan satuan-satuan yang lain yang sudah diatur untuk menangani bencana banjir.

Agus juga mengatakan alat-alat untuk proses evakuasi ketika banjir seperti perahu karet juga telah disiapkan. Evaluasi dari bencana banjir tahun lalu, kata Agus, adalah mengenai lokasi pengungsian yang digunakan untuk menampung warga.

Tahun lalu, masih ditemukan pengungsian yang berlokasi di pinggir jalan hingga mengganggu jalannya evakuasi yang dilakukan di jalan-jalan.

"Minggu depan saya koordinasi dengan Gubernur, untuk meninjau titik-titik yang akan kita manfaatkan sebagai tempat pengungsi," ujar Agus.

Walau demikian, Agus meyakini Jakarta sudah lebih siap dalam menghadapi banjir. Hal ini karena beragam upaya penanggulangan banjir telah dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seperti normalisasi waduk dan sungai, membuat sumur resapan, pengerukan sungai, serta membersihkan saluran air dan gorong-gorong.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Megapolitan
Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Megapolitan
UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Megapolitan
Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Megapolitan
854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Megapolitan
Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Megapolitan
Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Kepulangan Rizieq Shihab dari RS Ummi Bogor Saat Hasil Tes Swab Belum Diketahui

Kontroversi Kepulangan Rizieq Shihab dari RS Ummi Bogor Saat Hasil Tes Swab Belum Diketahui

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X