Penghuni Apartemen Kalibata City Tolak Panmus PPRS Bentukan Pengembang

Kompas.com - 06/03/2015, 20:11 WIB
Dimas Jarot Bayu/Kompas.com Jasmine, salah satu blok rusunami di kompleks Kalibata City, Jakarta Selatan. Gambar diambil pada Jumat (23/1/2015).
JAKARTA, KOMPAS.com - Penghuni Apartemen Kalibata City menentang pelantikan Panitia Musyawarah (Panmus) Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS) yang berlangsung pada Jumat (6/3/2015). Mereka mengatakan, pemilihan pengurus hingga pelantikan tidak dilakukan secara transparan dan partisipatif. 

Salah satu penghuni, Fifi Soraya, mengatakan, pelantikan dilakukan pada pukul 17.00. Saat itu, mayoritas penghuni masih berada di kantor dan bahkan luar kota. Fifi juga mengatakan, pengembang tidak melibatkan warga apartemen yang gencar melakukan sosialisasi dan edukasi PPRS.

"Yang aneh, kami selama ini aktif menyosialisasikan dan mengedukasi warga tentang apa itu PPRS justru tidak pernah diajak berunding, bahkan tidak diundang dalam acara tersebut," kata Fifi di Apartemen Kalibata City, Jumat.

Pengembang menunjuk Rusli Usman, mantan General Manager Badan Pengelola Kalibata City sebagai ketua. Warga menganggap, Rusli pernah menaikkan tarif iuran pengelolaan lingkungan (IPL) seenaknya.

Fifi mengatakan, pengembang juga melarang para penghuni menghadiri pelantikan yang berlangsung di Balai Warga Kemuning. Di sekitar lokasi, ada aparat berpakaian dinas kepolisian, militer, dan sipil.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengembang belum dapat dimintai komentar.


EditorHindra Liauw

Terkini Lainnya

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Megapolitan
Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Regional
BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

Nasional
Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Regional
Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Nasional
Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Regional
Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Nasional
Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Nasional
Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Regional
Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Regional
La Nyalla Ancam 'Amputasi' Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

La Nyalla Ancam "Amputasi" Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Regional
Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Regional
Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Regional
TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

Regional
Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Megapolitan

Close Ads X