Kompas.com - 26/04/2015, 19:00 WIB
Tampak depan rusunami Kalibata City, Jakarta Selatan. Gambar diambil pada Jumat (23/1/2015). Dimas Jarot Bayu/Kompas.comTampak depan rusunami Kalibata City, Jakarta Selatan. Gambar diambil pada Jumat (23/1/2015).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Terungkapnya praktik prostitusi di Apartemen Kalibata City oleh Polda Metro Jaya, Sabtu (25/4) kemarin, membuat pihak pengelola geram. General Manager Apartemen Kalibata City, Evans Wallad, mengancam akan memberikan sanksi tegas terhadap pemilik yang melanggar aturan.

"Kalau agen atau pemiliknya enggak menyeleksi penyewa. Kami kasih sanksi tegas," kata Evans saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Minggu (26/4/2015).

Namun, sebelumnya ia akan memberikan peringatan terlebih dahulu untuk para pemilik nakal tersebut. Jika terbukti tidak mengindahkan peringatan itu, pihaknya tak segan memberikan sanksi tegas.

"Kalau masyarakat bikin petisi, bisa kita pindahkan ke apartemen lain yang kerja sama dengan kita," ungkap Evans.

Kendati demikian, Evans menyatakan akan berhati-hati dalam menindaklanjuti laporan warga Kalibata City agar tidak terjadi kesewenang-wenangan salah satu pihak. 

Selain itu, ia juga mengancam memberhentikan langganan parkir bagi para penyewa atau pemilik yang tidak memperhatikan aturan Kalibata City. Hal ini digunakan untuk terciptanya kondisi kondusif di lingkungan apartemen yang terbilang cukup penuh tersebut.

Sebelumnya Evans juga berjanji akan melakukan razia di lingkungan Apartemen Kalibata City. Razia itu akan dilakukan bersama aparat kepolisian untuk mencegah terjadinya hal serupa di apartemen daerah Jakarta Selatan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Kasus Tabung Oksigen Palsu: Dimodifikasi dari APAR hingga Terjual 20 Unit

Fakta Kasus Tabung Oksigen Palsu: Dimodifikasi dari APAR hingga Terjual 20 Unit

Megapolitan
Konflik Roy Suryo-Lucky Alamsyah, Berawal dari Kecelakaan hingga Berujung Damai

Konflik Roy Suryo-Lucky Alamsyah, Berawal dari Kecelakaan hingga Berujung Damai

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Indekos Pondok Aren, Gasak Satu Unit Sepeda Motor

Komplotan Pencuri Beraksi di Indekos Pondok Aren, Gasak Satu Unit Sepeda Motor

Megapolitan
Uu Minta Pemkot Bekasi Tak Beda-bedakan Jadwal Pelaksanaan Vaksinasi Anak

Uu Minta Pemkot Bekasi Tak Beda-bedakan Jadwal Pelaksanaan Vaksinasi Anak

Megapolitan
Seorang Pria di Bekasi Meninggal Mendadak saat Bekerja, Tes Antigen Positif Covid-19

Seorang Pria di Bekasi Meninggal Mendadak saat Bekerja, Tes Antigen Positif Covid-19

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Megapolitan
Rekor, 23.883 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 Sehari di Kota Tangerang

Rekor, 23.883 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 Sehari di Kota Tangerang

Megapolitan
Cerita Awak Ambulans Tentang Kendaraan yang Halangi Mereka di Pamulang Saat Jemput Pasien Kritis

Cerita Awak Ambulans Tentang Kendaraan yang Halangi Mereka di Pamulang Saat Jemput Pasien Kritis

Megapolitan
UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 355, Pasien Aktif Jadi 5.432 Orang

UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 355, Pasien Aktif Jadi 5.432 Orang

Megapolitan
Setelah Usai di Jakarta Selatan, Gerakan Nafas Kemanusiaan Kini Layani Isi Oksigen Gratis di Karawaci

Setelah Usai di Jakarta Selatan, Gerakan Nafas Kemanusiaan Kini Layani Isi Oksigen Gratis di Karawaci

Megapolitan
Update: Pasien Aktif Covid-19 di Depok Naik Lagi Jadi 10.123 Orang

Update: Pasien Aktif Covid-19 di Depok Naik Lagi Jadi 10.123 Orang

Megapolitan
Anies Pamer Foto Penghargaan DKI Jakarta sebagai Provinsi Pelopor Layak Anak

Anies Pamer Foto Penghargaan DKI Jakarta sebagai Provinsi Pelopor Layak Anak

Megapolitan
Sebuah Rumah di Pantai Mutiara Dilanda Kebakaran

Sebuah Rumah di Pantai Mutiara Dilanda Kebakaran

Megapolitan
Update 30 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 283 Kasus Baru Covid-19

Update 30 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 283 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Tersangka Begal di Bekasi

Polisi Tangkap 4 Tersangka Begal di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X