Ahok dan Kadisdik Tertawa Dituding Beri Surat Ilegal Pemecatan Retno

Kompas.com - 18/05/2015, 09:54 WIB
Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota, Jumat (13/3/2015). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaPresiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota, Jumat (13/3/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Kepala Dinas Pendidikan Arie Budhiman langsung tertawa ketika wartawan bertanya perihal mantan Kepala SMA 3 Retno Listyarti yang menuding surat pemecatannya tidak sah. Basuki pun meminta Arie untuk menjelaskan konfirmasi yang sebenarnya kepada wartawan. 

"Ha-ha-ha, ya boleh saja itu interpretasi dialah. Kami sudah ratusan bahkan ribuan kali untuk merotasi kepala sekolah dan jabatan itu bukan hak," kata Arie, seusai meninjau pelaksanaan ujian nasional (UN) di SD Theresia, Jakarta, Senin (18/5/2015). 

Arie menjelaskan, kini Retno telah dikembalikan menjadi guru di SMA Negeri 13 Jakarta Utara. Saat ini, lanjut dia, lebih baik Retno bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Proses pemecatan Retno dari Kepala SMA 3, kata Arie, juga telah melalui prosedur yang berlaku. Pemecatan ini juga melibatkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat DKI.

"Jadi saya kira sekarang yang paling baik itu adalah dengan dia membuktikan saja kalau dia memang hebat ya jadi guru yang baik. Dan yang paling penting seorang guru dan seorang kepala sekolah itu kejujurannya nomor satu," kata Arie. 

Di sisi lain, Arie mengaku tidak takut jika keputusannya ini digugat ke ranah hukum oleh Retno ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Pernyataan Arie ini pun diamini oleh Basuki yang berdiri di sisinya.

Kemarin, Retno merasa tidak pernah diberitahu atas pemecatannya dari Kepala SMA 3. Ia mengaku baru mendapat surat pemberhentian pada 11 Mei 2015 dan keesokan harinya sudah ada serah terima jabatan Kepala SMA 3.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Tutup 12-18 Mei, Pengelola: Libur Lebaran dan Perawatan

Pasar Tanah Abang Tutup 12-18 Mei, Pengelola: Libur Lebaran dan Perawatan

Megapolitan
UPDATE 7 Mei: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 204 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 7 Mei: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 204 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Kasus Pria Pukul Bocah Berujung Damai, Kejari Kota Tangerang Terapkan Restorative Justice

Kasus Pria Pukul Bocah Berujung Damai, Kejari Kota Tangerang Terapkan Restorative Justice

Megapolitan
Bentrokan Antar-Kelompok Terjadi di Pejaten Timur

Bentrokan Antar-Kelompok Terjadi di Pejaten Timur

Megapolitan
Dua Skenario Polisi Antisipasi Masuknya Pemudik ke Kota Bogor

Dua Skenario Polisi Antisipasi Masuknya Pemudik ke Kota Bogor

Megapolitan
Hindari Motor, Mobil Pajero Terbalik Setelah Tabrak Lampu Merah di Cideng Timur

Hindari Motor, Mobil Pajero Terbalik Setelah Tabrak Lampu Merah di Cideng Timur

Megapolitan
Hari Kedua Larangan Mudik, Hanya 25 Orang Berangkat dari Terminal Kalideres

Hari Kedua Larangan Mudik, Hanya 25 Orang Berangkat dari Terminal Kalideres

Megapolitan
UPDATE 7 Mei: Tambah 783 Kasus di Jakarta, 22 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 7 Mei: Tambah 783 Kasus di Jakarta, 22 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Putuskan Tempat Wisata Tetap Dibuka Saat Libur Lebaran

Pemprov DKI Putuskan Tempat Wisata Tetap Dibuka Saat Libur Lebaran

Megapolitan
Polisi Sekat 58 Kendaraan yang Melintas di Posko Penyekatan dan Posko Check Point Kota Tangerang

Polisi Sekat 58 Kendaraan yang Melintas di Posko Penyekatan dan Posko Check Point Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X