Korban Investasi Iklan di Kemasan Tisu Berasal dari Berbagai Daerah

Kompas.com - 05/06/2015, 12:12 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal. Jumat (6/6/2015). Kompas.com/Robertus BelarminusKepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal. Jumat (6/6/2015).
|
EditorEgidius Patnistik
JAKARTA, KOMPAS.com - Korban penipuan investasi yang dilakukan pengusaha bernama Kamal Tarachan ternyata tak hanya di Jakarta tetapi tersebar di sejumlah provinsi.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Muhammad Iqbal mengatakan, berdasarkan pemeriksaan saksi, korban kasus itu juga terdapat di beberapa provinsi  lain. "Korbannya bukan hanya di Jakarta saja. Jadi semua provinsi besar ada, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Kota Palembang, Kota Surabaya, Semarang, Boyolali dan sebagainya. Sekarang lagi kami kembangkan," kata Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jumat (5/6/2015).

Iqbal menyatakan, Kamal diduga telah melakukan aksinya cukup lama. Untuk pengembangan kasus, lanjutnya, penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya hari ini melakukan penggeledahan di tempat pelaku di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. "Yang digeledah kantornya," ujar Iqbal.

Kamal Tarachan dilaporkan telah menipu ribuan orang dalam usaha iklan pada kemasan tisu. Dia diduga telah meraup uang hingga miliaran rupiah. Artis peran sekaligus penyanyi Rizal Djibran mengaku menjadi salah satu korban Kamal. Rizal menjelaskan, bisnis yang memakai modus iklan pada kemasan tisu itu mengharuskan setiap korbannya menginvestasikan sejumlah uang. Para korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya, Kamis kemarin. Mereka menuduh Kamal telah melanggar pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 2 April: Depok Tambah 4 Pasien Positif dan 1 Suspect Wafat

UPDATE Covid-19 2 April: Depok Tambah 4 Pasien Positif dan 1 Suspect Wafat

Megapolitan
Ada yang Kecewa tetapi Memaklumi Mantan Kapolsek Kembangan Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Corona

Ada yang Kecewa tetapi Memaklumi Mantan Kapolsek Kembangan Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Corona

Megapolitan
Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Megapolitan
Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Megapolitan
Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Megapolitan
Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Megapolitan
Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Megapolitan
Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Megapolitan
Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Megapolitan
Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Megapolitan
Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Megapolitan
Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Megapolitan
Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X