Kompas.com - 18/06/2015, 15:53 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat Kompas.com/Alsadad RudiWakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menilai, orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1, Cengkareng, Jakarta Barat, terawat dengan baik. Pengelola hanya menjatah Rp 25.000 untuk makan tiga kali bagi satu ODMK.

"Dengan Rp 25.000 per orang, saya lihat mereka sehat. Kalau mau dinaikkan, tergantung usulan nanti, bisa naik," kata Djarot, Kamis (18/6/2015).

Pengelola panti di sana menggunakan jasa pihak ketiga untuk belanja bahan-bahan makanan setiap harinya. [Baca: Pekerja yang Tadinya Penyandang Gangguan Jiwa Dianggap Lebih Jujur]

Sementara itu, yang mengolah bahan makanan hingga menjadi makanan siap santap adalah petugas di panti, dengan dibantu penghuni panti.

Menu makanan yang disajikan cukup beragam. Kompas.com sempat mencoba masuk ke dapur panti untuk melihat-lihat bersama Djarot. Ada telur, tahu, tempe, sayur, dan beras yang sedang dimasak.

Sayurnya juga beragam, ada kol, sawi, wortel, dan sebagainya. Ada juga buah yang disediakan, seperti semangka.

Petugas setiap hari memasak untuk tiga kali makan bagi 787 penghuni panti. Menurut Djarot, pihak pantilah yang lebih tahu kebutuhan bagi para penghuninya.

Jika pengelola panti merasa perlu mengajukan kenaikan uang makan, Djarot mempersilakannya, dan berjanji akan cepat mengurus kenaikan tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkait Tewasnya Tahanan Narkoba Polres Tangsel, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Terkait Tewasnya Tahanan Narkoba Polres Tangsel, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Megapolitan
Polda Metro Tindak 34 Motor Saat Patroli Cegah Sahur on The Road

Polda Metro Tindak 34 Motor Saat Patroli Cegah Sahur on The Road

Megapolitan
Komnas HAM: Seminggu Sebelum Tewas, Sigit Dianiaya Tahanan Lain Polres Tangsel

Komnas HAM: Seminggu Sebelum Tewas, Sigit Dianiaya Tahanan Lain Polres Tangsel

Megapolitan
Flyover Cakung Uji Coba Perdana pada 19-21 April

Flyover Cakung Uji Coba Perdana pada 19-21 April

Megapolitan
UPDATE 17 April: 548 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

UPDATE 17 April: 548 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Tabrakan Dua Motor di Pamulang, Seorang Pengendara Tewas

Tabrakan Dua Motor di Pamulang, Seorang Pengendara Tewas

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Megapolitan
BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

Megapolitan
Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Megapolitan
Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Megapolitan
Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Megapolitan
Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Megapolitan
Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X