Penjelasan Kapolri soal Bom Alam Sutera

Kompas.com - 29/10/2015, 16:07 WIB
KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERA Gegana bawa benda dari dalam kantin karyawan di Mal Alam Sutera, Rabu (28/10/2015)
ACEH, KOMPAS.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, upaya peledakan Mall Alam Sutra bermotif ekonomi dan pemerasan.

Pelaku, kata Kapolri, bernama Leopard Wisnu Kemala (LWK), seorang karyawan perusahan IT yang kantornya bersebelahan dengan Mall Alam Sutera.

“Tersangka ini bukan pertama kali meletakkan bom di kawasan yang sama. Namun bom-bom sebelumnya tidak berhasil meledak, baru kali ini sempat meledak,” kata dia di Mapolda Aceh, Kamis (29/10/2015).

Dua bom meledak, dan dua bom tidak meledak. Semuanya dipasang di area Mall Alam Sutera.

LWK ditangkap kemarin, beberapa jam setelah ledakan terjadi. Ia ditangkap di sekitar Mall Alam Sutera dan petugas juga memeriksa kediamannya di Banten.

Di rumah tersebut, petugas mengamankan bahan peledak yang memiliki hulu ledak aktif dan mirip dengan bahan ledak yang ada di Mall Alam Sutera.

“Polisi masih terus memeriksanya dan memastikan ini bermotif pemerasan,” ujar Kapolri.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAna Shofiana Syatiri

Terkini Lainnya

15 Camat Dikawal Super Hero 'Avengers' Saat Diperiksa Bawaslu Sulsel

15 Camat Dikawal Super Hero "Avengers" Saat Diperiksa Bawaslu Sulsel

Regional
Sebelum Diterjang Angin Kencang, 4 Desa di Sukabumi Diguyur Hujan Es

Sebelum Diterjang Angin Kencang, 4 Desa di Sukabumi Diguyur Hujan Es

Regional
Hamili Mahasiswi, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Sumsel

Hamili Mahasiswi, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Sumsel

Regional
Hati-hati, Komplotan Begal Ini Incar Korban yang Taruh Ponsel di Speedometer

Hati-hati, Komplotan Begal Ini Incar Korban yang Taruh Ponsel di Speedometer

Megapolitan
Rusia Tuduh AS Kirim Bantuan ke Venezuela sebagai Taktik Militer

Rusia Tuduh AS Kirim Bantuan ke Venezuela sebagai Taktik Militer

Internasional
Polisi Tak Tahan Joko Driyono karena Dinilai Kooperatif

Polisi Tak Tahan Joko Driyono karena Dinilai Kooperatif

Nasional
Kereta yang Alami Gangguan Dievakuasi, KRL Jakarta-Bogor Mulai Dijalankan

Kereta yang Alami Gangguan Dievakuasi, KRL Jakarta-Bogor Mulai Dijalankan

Megapolitan
Biografi Tokoh Dunia: George Washington, Pendiri dan Presiden Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: George Washington, Pendiri dan Presiden Pertama AS

Internasional
Integrasi LRT Palembang dan BRT Hanya Satu Kali Bayar, Ini Tarifnya

Integrasi LRT Palembang dan BRT Hanya Satu Kali Bayar, Ini Tarifnya

Regional
'Mereka Harus Dihukum Mati, Nyawa Dibayar Nyawa'

"Mereka Harus Dihukum Mati, Nyawa Dibayar Nyawa"

Regional
KRL yang Alami Gangguan di Stasiun Lenteng Agung Sempat Keluarkan Asap

KRL yang Alami Gangguan di Stasiun Lenteng Agung Sempat Keluarkan Asap

Megapolitan
Tenggak Miras Palsu, 25 Pekerja Perkebunan Teh di India Tewas

Tenggak Miras Palsu, 25 Pekerja Perkebunan Teh di India Tewas

Internasional
Bau Sampah dari TPA Cipeucang Sering Tercium hingga Stasiun Serpong

Bau Sampah dari TPA Cipeucang Sering Tercium hingga Stasiun Serpong

Megapolitan
DKI Disarankan Ajukan Gugatan untuk Kembalikan Kerugian Lahan Cengkareng Barat

DKI Disarankan Ajukan Gugatan untuk Kembalikan Kerugian Lahan Cengkareng Barat

Megapolitan
Jaksa Ajukan 10 Saksi Pada Sidang Lanjutan 'Vlog Idiot' Ahmad Dhani

Jaksa Ajukan 10 Saksi Pada Sidang Lanjutan "Vlog Idiot" Ahmad Dhani

Regional

Close Ads X