Kompas.com - 02/11/2015, 17:06 WIB
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Status 24 orang yang ditangkap saat demo buruh pada Jumat (30/9/2015) berubah jadi tersangka. Puluhan orang tersebut terdiri atas 22 buruh dan dua orang dari lembaga bantuan hukum (LBH).

"Ke-24 orang tersebut statusnya tersangka, termasuk yang LBH itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal di Jakarta, Senin (2/11/2015).

Ke-24 tersangka tersebut dikenakan Pasal 216 dan 218 KUHP. Mereka dianggap tidak menuruti perintah polisi setelah diminta untuk meninggalkan tempat saat demo di depan Istana Merdeka.

"Pasal 216, dari mana pun juga, masyarakat apa pun juga, apabila sudah diperintahkan tidak ada di tempat itu, kami bisa tangkap," kata Iqbal. (Baca: Demo Buruh, Dua Anggota LBH Dipukul dan Diseret Polisi)

Menurut Pasal 216, barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula barang siapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan UU yang dilakukan pejabat tersebut, diancam pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak Rp 9.000.

Menurut Pasal 218, barang siapa, yang pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja lalu tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak Rp 9.000.

"Hukumannya 4 bulan 2 minggu. Makanya, tidak lebih dari 24 jam, kami kembalikan. Namun catat, proses hukum masih tetap berlanjut," kata Iqbal. (Baca: 24 Buruh yang Demo di Istana Merdeka Diamankan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajaran dari Kasus Alfamart vs Pencuri Coklat, Jangan Gampang Salahgunakan UU ITE

Pelajaran dari Kasus Alfamart vs Pencuri Coklat, Jangan Gampang Salahgunakan UU ITE

Megapolitan
Rekayasa Lalu Lintas Upacara HUT Ke-77 RI, Kawasan Patung Kuda, Harmoni, dan Gambir Ditutup

Rekayasa Lalu Lintas Upacara HUT Ke-77 RI, Kawasan Patung Kuda, Harmoni, dan Gambir Ditutup

Megapolitan
Steril Hari Ini, Besok Kawasan Monas Dibuka Saat Kirab Bendera

Steril Hari Ini, Besok Kawasan Monas Dibuka Saat Kirab Bendera

Megapolitan
Jaksa Sebut Eksepsi Indra Kenz Tidak Berdasar

Jaksa Sebut Eksepsi Indra Kenz Tidak Berdasar

Megapolitan
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi yang Diajukan Indra Kenz

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi yang Diajukan Indra Kenz

Megapolitan
Animo Layanan Bus Tingkat Tinggi, Transjakarta Perpanjang Operasional Bus Wisata Jadi Selasa-Minggu

Animo Layanan Bus Tingkat Tinggi, Transjakarta Perpanjang Operasional Bus Wisata Jadi Selasa-Minggu

Megapolitan
Mobil Tabrak Truk Tangki hingga Tewaskan 3 Orang di Tol Jagorawi, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Truk Tangki hingga Tewaskan 3 Orang di Tol Jagorawi, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Mobil Tabrak Truk Tangki di Tol Jagorawi, 3 Orang Tewas di Tempat

Mobil Tabrak Truk Tangki di Tol Jagorawi, 3 Orang Tewas di Tempat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Kukuhkan 40 Anggota Pasukan Pengibar Bendera untuk HUT Ke-77 RI

Pemkot Bekasi Kukuhkan 40 Anggota Pasukan Pengibar Bendera untuk HUT Ke-77 RI

Megapolitan
Pria yang Lecehkan Perempuan di Toilet Kawasan Melawai Ditangkap dan Ditetapkan sebagai Tersangka

Pria yang Lecehkan Perempuan di Toilet Kawasan Melawai Ditangkap dan Ditetapkan sebagai Tersangka

Megapolitan
Siasat Sindikat Narkoba dari Malaysia Selundupkan Pil Ekstasi Senilai Rp 50 Miliar ke Jakarta

Siasat Sindikat Narkoba dari Malaysia Selundupkan Pil Ekstasi Senilai Rp 50 Miliar ke Jakarta

Megapolitan
Saat Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Kawan Lama Grup, Korban Memutuskan 'Resign' dan Konsultasi ke Polres Jakarta Barat

Saat Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Kawan Lama Grup, Korban Memutuskan "Resign" dan Konsultasi ke Polres Jakarta Barat

Megapolitan
Status PPKM Level 1 di Jakarta Kembali Diperpanjang

Status PPKM Level 1 di Jakarta Kembali Diperpanjang

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan 2022, Polda Metro Pastikan Tak Ada Rekayasa Lalu Lintas di DPR/MPR

Ada Sidang Tahunan 2022, Polda Metro Pastikan Tak Ada Rekayasa Lalu Lintas di DPR/MPR

Megapolitan
Panggung Apung Situ Rawa Kalong, Sudah Dipamerkan Ridwan Kamil tapi Belum Bisa Dipakai

Panggung Apung Situ Rawa Kalong, Sudah Dipamerkan Ridwan Kamil tapi Belum Bisa Dipakai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.