Kompas.com - 03/11/2015, 09:35 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat wawancara wartawan, di Balairung, Balai Kota, Senin (12/10/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat wawancara wartawan, di Balairung, Balai Kota, Senin (12/10/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tak mempermasalahkan rencana pencalonan kader Partai Golkar, Tantowi Yahya, dalam Pilkada DKI 2017.

Basuki mengaku hanya perlu belajar satu hal untuk mengalahkan Tantowi. 

"Bagus dong, dia teman. Aku cuma perlu belajar nyanyi, nanti aku kalah sama dia kan kalah nyanyi. Dia nyanyi lagu country-nya lebih bagus," kata Basuki di Balai Kota, Selasa (3/11/2015). 

Tantowi sebelumnya mengaku siap bersaing dengan Basuki pada Pilkada DKI 2017. Nantinya, Tantowi akan mempertaruhkan jabatannya sebagai anggota DPR untuk maju pada Pilkada DKI 2017.

"Sesuai keputusan MK (Mahkamah Konstitusi) kemarin, anggota DPR dan pegawai negeri sipil harus mundur kalau mau ikut pilkada. Kalau peluangnya besar, saya akan menjawab tantangan partai saya dengan kerja keras," kata Tantowi. 

Kepercayaan dirinya semakin besar menyusul dukungan yang diberikan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Meski demikian, ia akan melalui proses resmi terlebih dahulu sebelum Partai Golkar benar-benar mencalonkan kepala daerah secara resmi.

Adapun sebelumnya sejumlah tokoh telah menyatakan siap maju sebagai cagub DKI Jakarta, seperti Adhyaksa Dault, Nachrowi Ramli, Mohamad Sanusi, dan Sandiaga Uno.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga dijagokan mencalonkan diri sebagai gubernur pada Pilkada DKI 2017.

Sementara itu, Basuki dipastikan bakal kembali maju pada Pilkada DKI 2017. Namun, hingga kini, Basuki tidak berafiliasi pada partai politik mana pun.

Basuki didukung maju melalui jalur independen oleh komunitas pendukungnya, Teman Ahok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Tempel Stiker di Rumah Pemudik, Ini Penjelasan Wagub

Pemprov DKI Tempel Stiker di Rumah Pemudik, Ini Penjelasan Wagub

Megapolitan
Kedatangan Pemudik di Bojong Nangka Tangerang Dipantau secara Daring

Kedatangan Pemudik di Bojong Nangka Tangerang Dipantau secara Daring

Megapolitan
Wagub DKI Minta Maaf soal Video Paduan Suara di Ruang Utama Masjid Istiqlal

Wagub DKI Minta Maaf soal Video Paduan Suara di Ruang Utama Masjid Istiqlal

Megapolitan
Taman Mini Indonesia Indah Dibuka Kembali, Warga KTP Non-DKI Boleh Datang

Taman Mini Indonesia Indah Dibuka Kembali, Warga KTP Non-DKI Boleh Datang

Megapolitan
Larangan Mudik Berakhir, Stasiun Pasar Senen Ramai Calon Penumpang

Larangan Mudik Berakhir, Stasiun Pasar Senen Ramai Calon Penumpang

Megapolitan
Taman Impian Jaya Ancol Kembali Dibuka, Pengelola Perketat Pengawasan Prokes

Taman Impian Jaya Ancol Kembali Dibuka, Pengelola Perketat Pengawasan Prokes

Megapolitan
Hujan Deras Semalam, Sejumlah Titik di Jakarta Barat Tergenang

Hujan Deras Semalam, Sejumlah Titik di Jakarta Barat Tergenang

Megapolitan
Kasus-kasus yang Memberatkan Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab

Kasus-kasus yang Memberatkan Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab

Megapolitan
Kepala BKD Bantah Keberadaan TGUPP Jadi Alasan Banyak PNS DKI Ogah Naik Jabatan

Kepala BKD Bantah Keberadaan TGUPP Jadi Alasan Banyak PNS DKI Ogah Naik Jabatan

Megapolitan
TM Ragunan Kembali Dibuka Terbatas untuk Pengunjung Ber-KTP Jakarta

TM Ragunan Kembali Dibuka Terbatas untuk Pengunjung Ber-KTP Jakarta

Megapolitan
Bedeng Proyek Rusunawa Ujung Menteng Terbakar

Bedeng Proyek Rusunawa Ujung Menteng Terbakar

Megapolitan
Polisi Tangkap Anak Pedangdut Rita Sugiarto, Diduga Terkait Narkoba

Polisi Tangkap Anak Pedangdut Rita Sugiarto, Diduga Terkait Narkoba

Megapolitan
UPDATE: Tambah 16 Kasus di Kota Tangerang, 195 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 16 Kasus di Kota Tangerang, 195 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Jakarta Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus dari Klaster Mudik Lebaran

Jakarta Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus dari Klaster Mudik Lebaran

Megapolitan
Sepanjang 2021, Anies dan Riza Patria Sudah 4 Kali Beda Pandangan

Sepanjang 2021, Anies dan Riza Patria Sudah 4 Kali Beda Pandangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X