Kompas.com - 10/11/2015, 20:42 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat meresmikan gedung Blok D RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (10/11/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat meresmikan gedung Blok D RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (10/11/2015).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendapat tepuk tangan meriah warga pengunjung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja ketika menyindir sikap dokter dan perawat di sana.

Dalam sambutannya, Basuki menyindir banyaknya dokter dan perawat yang tidak memiliki sikap ramah terhadap pasien serta keluarga pasien. 

"Tapi, kalau tadi saya keliling RSUD Koja, dokter dan perawatnya baik-baik semua, murah senyum semua. Ya iyalah kalau Gubernur datang pasti ramah. Kalau sama orang lain, mungkin enggak (ramah)," kata Basuki disambut tepuk tangan pengunjung RSUD Koja, Selasa (10/11/2015) petang.

"Betul tuh, Pak," seru warga kepada Basuki. 

Bahkan, Basuki mengatakan bakal mengintegrasikan semua kamera pengawas atau CCTV di RSUD ke sistem Jakarta Smart City.

Nantinya, Basuki bisa mengawasi apakah dokter dan perawat bisa murah senyum terhadap para pasien.

"Kalau saya lihat di CCTV, banyak dokter dan perawat enggak senyum. Pak Theryoto (Direktur Utama RSUD Koja) yang kena saya pecat," kata Basuki yang kembali mendapat sorak-sorai meriah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Basuki mengatakan, sikap dokter dan perawat bisa menentukan nasib sang pasien.

"Jangan sampai ada pasien masuk neraka gara-gara Bapak, Ibu kurang ajar. Pasien sudah mau meninggal, Bapak Ibu mukanya judes, ya pasien maki-maki, tambah dosa dan pas meninggal masuk neraka.

Diingatkan Basuki, perawat dan dokter bukan cuma bisa menyembuhkan, melainkan menentukan pasien ini nantinya masuk surga atau neraka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SETARA Institute: Pemkot Depok Perburuk Diskriminasi terhadap Jemaah Ahmadiyah

SETARA Institute: Pemkot Depok Perburuk Diskriminasi terhadap Jemaah Ahmadiyah

Megapolitan
Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Bus yang Ditabrak Terdorong 15 Meter

Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Bus yang Ditabrak Terdorong 15 Meter

Megapolitan
Daftar 45 SD yang Mulai Gelar PTM Terbatas di Kota Tangerang

Daftar 45 SD yang Mulai Gelar PTM Terbatas di Kota Tangerang

Megapolitan
Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Megapolitan
Satpol PP Tangsel Razia Indekos dan Apartemen, 4 Wanita Diduga PSK Terjaring

Satpol PP Tangsel Razia Indekos dan Apartemen, 4 Wanita Diduga PSK Terjaring

Megapolitan
Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Polisi: Bus Ngetem di Halte Ditabrak Bus Belakang yang Tak Direm

Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Polisi: Bus Ngetem di Halte Ditabrak Bus Belakang yang Tak Direm

Megapolitan
Berenang Tengah Malam di Kanal Banjir Barat, Warga Cideng Ditemukan Tewas

Berenang Tengah Malam di Kanal Banjir Barat, Warga Cideng Ditemukan Tewas

Megapolitan
Pemeriksaan Rachel Vennya soal Mobil Bernopol RFS Diundur Besok

Pemeriksaan Rachel Vennya soal Mobil Bernopol RFS Diundur Besok

Megapolitan
Ikut PTM Terbatas Perdana, Begini Respons Murid SDN Pasar Baru 1

Ikut PTM Terbatas Perdana, Begini Respons Murid SDN Pasar Baru 1

Megapolitan
Kecelakaan Dua Bus Transjakarta di Halte Cawang-Ciliwung, Sopir Tewas Terjepit

Kecelakaan Dua Bus Transjakarta di Halte Cawang-Ciliwung, Sopir Tewas Terjepit

Megapolitan
Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk lalu Tabrak Bus di Depannya

Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk lalu Tabrak Bus di Depannya

Megapolitan
162 Murid SDN Pasar Baru 1 Kota Tangerang Ikuti PTM Terbatas Perdana

162 Murid SDN Pasar Baru 1 Kota Tangerang Ikuti PTM Terbatas Perdana

Megapolitan
Kecelakaan 2 Bus Transjakarta di Cawang, 3 Korban Tewas dan 30 Orang Luka-luka

Kecelakaan 2 Bus Transjakarta di Cawang, 3 Korban Tewas dan 30 Orang Luka-luka

Megapolitan
45 SD di Kota Tangerang Mulai Gelar PTM Terbatas, Tiap Jenjang Masuk Seminggu Sekali

45 SD di Kota Tangerang Mulai Gelar PTM Terbatas, Tiap Jenjang Masuk Seminggu Sekali

Megapolitan
Kecelakaan 2 Bus Transjakarta di Cawang, Ada Korban Tewas

Kecelakaan 2 Bus Transjakarta di Cawang, Ada Korban Tewas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.