Ahok Siap Beri Hibah Rp 1 Triliun ke Bekasi, asal....

Kompas.com - 20/11/2015, 12:12 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat pamer CCTV yang terkoneksi dengan HP nya, di Balai Kota, Senin (16/11/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat pamer CCTV yang terkoneksi dengan HP nya, di Balai Kota, Senin (16/11/2015).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan mampu menyanggupi permintaan hibah Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi hingga Rp 1 triliun.

Basuki mengatakan, hibah akan dipenuhi selama permintaannya masuk akal. 

"Selama untuk pengembangan sungai, jalan, kenapa enggak? Tangerang saja saya kasih (hibah) Rp 400 miliar kok," kata Basuki, di Balai Kota, Jumat (20/11/2015). 

Namun hibah itu bukan termasuk untuk pengelolaan sampah.

Setelah Pemprov DKI memiliki intermediate treatment facility dengan teknologi incenerator (pembakar sampah), Basuki menegaskan tidak akan membuang sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.

Dengan demikian, DKI tidak membayar tipping fee atau biaya pengangkutan sampah kepada pengelola TPST Bantargebang atau PT Godang Tua Jaya.

"Ini adalah bagian yang saya katakan, Jakarta itu jangan dilihat Jakartanya. Harus dilihat secara total sama pinggirannya nih. Tapi bukan kekuasaannya, tanggung jawabnya, karena dana mereka terbatas," kata Basuki.

Pemkot Bekasi meminta dana hibah 2016 ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hampir Rp 1 triliun. Namun, kemungkinan yang dikabulkan hampir Rp 400 miliar.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan bahwa bantuan dana hibah dari DKI Jakarta dapat embantu pembangunan infrastuktur di wilayahnya. Sebab, Anggaran Pendapatan Belanja Baerah (APBD) Kota Bekasi hanya sekitar Rp 4 triliun.

"Jauh sama (APBD) DKI yang sampai Rp 70 triliun," ujar Rahmat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Megapolitan
Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Megapolitan
Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Megapolitan
Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai  Ancaman

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai Ancaman

Megapolitan
Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Megapolitan
PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

Megapolitan
Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Megapolitan
Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
Hati-hati Anggota Gadungan, Masyarakat Diminta Konfirmasi ke BNN jika Kerabatnya Ditangkap

Hati-hati Anggota Gadungan, Masyarakat Diminta Konfirmasi ke BNN jika Kerabatnya Ditangkap

Megapolitan
Gugus Tugas Tangsel Pastikan Rumah Lawan Covid-19 Tak Ditutup Selama Pandemi Belum Berakhir

Gugus Tugas Tangsel Pastikan Rumah Lawan Covid-19 Tak Ditutup Selama Pandemi Belum Berakhir

Megapolitan
Pulang dari Rumah Sakit, Pasien Sembuh Covid-19 Tidak Boleh Langsung Berkeliaran

Pulang dari Rumah Sakit, Pasien Sembuh Covid-19 Tidak Boleh Langsung Berkeliaran

Megapolitan
Empat Anggota BNN Gadungan Sekap Remaja atas Tuduhan Narkoba, Orangtua Diperas Rp 20 Juta

Empat Anggota BNN Gadungan Sekap Remaja atas Tuduhan Narkoba, Orangtua Diperas Rp 20 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X