Kompas.com - 30/12/2015, 15:16 WIB
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat adanya penurunan angka kekerasan terhadap anak di Indonesia seiring dengan munculnya wacana hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan anak.

Penurunan angka kekerasan terhadap anak ini disimpulkan dari jumlah laporan kasus kekerasan anak yang diterima KPAI sepanjang 2015.

Menurut Ketua KPAI Asrorun Niam Sholeh, ada 17 pengaduan yang masuk pada Oktober 2015.
Pada bulan yang sama, muncul isu hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan anak.

Kemudian pada November 2015, jumlah laporan kekerasan anak yang diterima KPAI berkurang menjadi 12 kasus.

Laporan ini semakin berkurang hingga pada Desember 2015, KPAI menerima 9 laporan.

"Jika dibandingkan dengan semester pertama tahun 2015, jumlah penurunannya sangat signifikan. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan wacana hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual anak," kata Asrorun kepada Kompas.com, Rabu (30/12/2015).

Jika dilihat dari jumlah laporan per semester, pada semester I 2015, jumlah laporan yang masuk ke KPAI 105 kasus.

Jumlah laporan ini berkurang menjadi 88 kasus pada semester berikutnya. (Baca: Indonesia Darurat Kekerasan Anak dalam Lima Tahun Terakhir)

Untuk kasus kekerasan fisik dan anak berhadapan hukum (ABH), KPAI mencatat adanya laporan 100 kasus pada semester pertama 2015, kemudian turun menjadi 82 kasus di semester II 2015.

"Hal ini menunjukkan, di masyarakat, muncul cara pandang bahwa hukuman kebiri sangat menakutkan dan menjerakan. Belum disahkan saja sudah turun, apalagi kalau benar-benar diimplementasikan," tutur Asrorun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Gratiskan PBB Rumah di Bawah Rp 2 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi, Pakar: Ngawur Ini Namanya

Anies Gratiskan PBB Rumah di Bawah Rp 2 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi, Pakar: Ngawur Ini Namanya

Megapolitan
Putra Siregar dan Rico Valentino Divonis 6 Bulan Penjara, Ini Hal yang Meringankan dan Memberatkan Hukuman

Putra Siregar dan Rico Valentino Divonis 6 Bulan Penjara, Ini Hal yang Meringankan dan Memberatkan Hukuman

Megapolitan
Begini Cara Daftar Jadi Penghuni Rusunawa di Jakarta lewat Aplikasi Sirukim...

Begini Cara Daftar Jadi Penghuni Rusunawa di Jakarta lewat Aplikasi Sirukim...

Megapolitan
Anies Sebut Janji Kampanyenya Telah Tuntas Satu Per Satu, Termasuk soal Hunian

Anies Sebut Janji Kampanyenya Telah Tuntas Satu Per Satu, Termasuk soal Hunian

Megapolitan
Polisi Gelar Perkara Kasus Penganiayaan Murid oleh Guru di SMKN 1 Jakarta

Polisi Gelar Perkara Kasus Penganiayaan Murid oleh Guru di SMKN 1 Jakarta

Megapolitan
Putra Siregar dan Rico Valentino Divonis 6 Bulan Penjara Terkait Kasus Penganiayaan

Putra Siregar dan Rico Valentino Divonis 6 Bulan Penjara Terkait Kasus Penganiayaan

Megapolitan
Cara Daftarkan Rumah yang Jadi Sarana Pendidikan Keagamaan di Jakarta Bebas PBB-P2

Cara Daftarkan Rumah yang Jadi Sarana Pendidikan Keagamaan di Jakarta Bebas PBB-P2

Megapolitan
Minta Warga Rusunawa Akur, Anies: Enggak Ada Tetangga yang Sempurna...

Minta Warga Rusunawa Akur, Anies: Enggak Ada Tetangga yang Sempurna...

Megapolitan
Mahasiswa UI Dibegal hingga Dibacok Saat Duduk di Warkop Kawasan Beji

Mahasiswa UI Dibegal hingga Dibacok Saat Duduk di Warkop Kawasan Beji

Megapolitan
Mobil Bak Terbuka Tabrak Truk di Tol Tangerang Jakbar, Muatan Durian Tumpah di Jalan

Mobil Bak Terbuka Tabrak Truk di Tol Tangerang Jakbar, Muatan Durian Tumpah di Jalan

Megapolitan
Guru SMKN 1 Jakarta Diduga Aniaya Murid hingga Lebam, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Guru SMKN 1 Jakarta Diduga Aniaya Murid hingga Lebam, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Megapolitan
Seorang Perempuan Kena Jambret di Warkop Kawasan Manggarai, Ponsel Depan Mata Dicomot

Seorang Perempuan Kena Jambret di Warkop Kawasan Manggarai, Ponsel Depan Mata Dicomot

Megapolitan
Kebakaran Ruko di Tambora Tewaskan 6 Penghuni Kos, Api Diduga Berasal dari Korsleting Kipas di Kamar

Kebakaran Ruko di Tambora Tewaskan 6 Penghuni Kos, Api Diduga Berasal dari Korsleting Kipas di Kamar

Megapolitan
 Pondok Aren Berkibar, 3.522 Meter Bendera Merah Putih Terbentang di Sekeliling Situ Parigi Tangsel

Pondok Aren Berkibar, 3.522 Meter Bendera Merah Putih Terbentang di Sekeliling Situ Parigi Tangsel

Megapolitan
Anggota Paskibra Cabangbungin yang Berjoget Usai Upacara HUT RI Diberi Pembinaan

Anggota Paskibra Cabangbungin yang Berjoget Usai Upacara HUT RI Diberi Pembinaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.