Puluhan Karangan Bunga untuk Jenazah Mirna Salihin di Rumah Duka

Kompas.com - 08/01/2016, 22:25 WIB
Puluhan karangan bunga diletakkan tepat di depan ruangan Fluorite dan Emerald Rumah Duka Dharmais, Jakarta, Jumat (8/1/2016) sebagai tanda duka cita atas meninggalnya Wayan Mirna Salihin (27). 


Andri Donnal PuteraPuluhan karangan bunga diletakkan tepat di depan ruangan Fluorite dan Emerald Rumah Duka Dharmais, Jakarta, Jumat (8/1/2016) sebagai tanda duka cita atas meninggalnya Wayan Mirna Salihin (27).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Karangan bunga dari para kerabat dan instansi meramaikan suasana tempat persemayaman Wayan Mirna Salihin (27) di Rumah Duka Dharmais, Jakarta, Jumat (8/1/2016) malam.

Ucapan dukacita dari korporasi, seperti JNE, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo), sampai teman Mirna dari Melbourne, Australia, ada di sekeliling rumah duka.

Menurut pantauan Kompas.com, ada 36 karangan bunga yang dipasang berjejer sepanjang jalan menuju ruangan Emerald dan Fluorite, dua ruangan yang disewa khusus sebagai rumah duka untuk Mirna.

Dari sekian banyak karangan bunga, ada juga ucapan dukacita dari Pengurus Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Provinsi DKI Jakarta.

Sebagian besar karangan bunga berisi tulisan bahwa Mirna sebagai putri dari Dermawan Salihin. Selebihnya, karangan bunga berisi nama-nama perorangan saja sekaligus ucapan dukacita mendalam.

Suasana di rumah duka cukup ramai. Hingga pukul 22.00 WIB, masih banyak tamu berdatangan, baik dari kelompok anak muda maupun orang tua.

Beberapa orang terlihat berjaga di lokasi dengan duduk di sudut-sudut tertentu. Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, jenazah Mirna akan dimakamkan pada Minggu (10/1/2016). Sampai hari Minggu, jenazah Mirna masih akan berada di rumah duka.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Megapolitan
Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Megapolitan
Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Megapolitan
Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Megapolitan
Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Megapolitan
Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Megapolitan
Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Megapolitan
Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Megapolitan
Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Megapolitan
Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Megapolitan
Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Megapolitan
Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X