Rekam Jejak Pelaku Bom Sarinah, Perampokan Bank hingga Latihan Militer di Aceh

Kompas.com - 18/01/2016, 08:54 WIB
Foto ini dirilis oleh agensi berita China Xinhua, seorang pria tak dikenal dengan senjata, terduga pelaku, terlihat setelah ledakan menghantam kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, 14 Januari 2016. Serangkaian ledakan menewaskan sejumlah orang, terjadi baku tembak antara polisi dan beberapa orang yang diduga pelaku. AP / VERI SANOVRIFoto ini dirilis oleh agensi berita China Xinhua, seorang pria tak dikenal dengan senjata, terduga pelaku, terlihat setelah ledakan menghantam kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, 14 Januari 2016. Serangkaian ledakan menewaskan sejumlah orang, terjadi baku tembak antara polisi dan beberapa orang yang diduga pelaku.
EditorCaroline Damanik
KOMPAS.com - Pihak kepolisian telah merilis identitas empat pelaku teror bom di kawasan Sarinah dan Jl. MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1/2016), yaitu:

1. Dian Juni (25)
2. Afif alias Sunakin
3. Muhammad Ali (29)
4. Ahmad Muhazan (25)

(Baca juga: Ini Identitas 5 Terduga Teroris di Kawasan Sarinah)

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan KompasTV, sebagian besar pelaku diketahui pernah berurusan dengan hukum, beberapa di antaranya bahkan terlibat kasus terorisme.


1. Dian Juni Kurniadi diketahui sebagai mantan mekanik atau montir pada sebuah perusahaan pakan ternak di Sampit, Kalimantan Tengah.
Keahlian dan pengalamannya melalui profesi ini membuat dia mengerti masalah merakit mesin dan listrik. Pada Agustus 2015, Dian diketahui menghilang setelah terlibat kasus penipuan di Kalimantan Tengah.

2. Afif alias Sunakin tercatat pernah mengikuti pendidikan militer di Aceh. Dia juga diketahui sebagai residivis pelaku perampokan CIMB Niaga di Medan pada tahun 2010.

Pada tahun yang sama, Afif juga divonis 7 tahun penjara setelah ditangkap Densus Anti-teror karena terlibat latihan perang dan kepemilikan senjata di Aceh.

3. Muhammad Ali tercatat sebagai residivis perampokan Bank CIMB Niaga Medan pada tahun 2010. Sehari-hari, Ali bekerja sebagai sopir angkot di Meruya, Jakarta Barat.

4. Berbeda dengan ketiga rekannya, Ahmad Muhazan diketahui tidak memiliki catatan kriminal. Pria kelahiran Indramayu, 5 Juli 1990, ini hanya dikenal sebagai karyawan perusahaan ban vulkanisir serta berjualan kebab.

Kompas TV Ini Jejak Rekam Pelaku Bom Sarinah

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber KompasTV
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suara Letusan Terdengar 5 Kali Usai Laga Persija Vs PSIS di Bekasi

Suara Letusan Terdengar 5 Kali Usai Laga Persija Vs PSIS di Bekasi

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Gelar Lenong Betawi Secara Rutin di Balai Kota

Pemprov DKI Akan Gelar Lenong Betawi Secara Rutin di Balai Kota

Megapolitan
3 Rumah Sakit Tangani Korban Kecelakaan Maut Tol Jagorawi

3 Rumah Sakit Tangani Korban Kecelakaan Maut Tol Jagorawi

Megapolitan
Anies: Masyarakat Betawi di Luar Harus Jadi Tamu Memesona...

Anies: Masyarakat Betawi di Luar Harus Jadi Tamu Memesona...

Megapolitan
Pengamat: Jalan Berbayar Lebih Efektif Kurangi Macet Ketimbang Ganjil Genap

Pengamat: Jalan Berbayar Lebih Efektif Kurangi Macet Ketimbang Ganjil Genap

Megapolitan
Kata Pengamat soal 'Keanehan' Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

Kata Pengamat soal "Keanehan" Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

Megapolitan
Terpapar Asap Karhutla, Kondisi Udara di Palembang Masuk ke Level Berbahaya

Terpapar Asap Karhutla, Kondisi Udara di Palembang Masuk ke Level Berbahaya

Megapolitan
Rumah Tinggal Terbakar akibat Regulator Tabung Gas Bocor

Rumah Tinggal Terbakar akibat Regulator Tabung Gas Bocor

Megapolitan
Ban Pecah Diduga Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Jagorawi

Ban Pecah Diduga Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Jagorawi

Megapolitan
Anies Perintahkan Wali Kota Jaktim Perbaiki Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

Anies Perintahkan Wali Kota Jaktim Perbaiki Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

Megapolitan
Pengendara Keluhkan Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

Pengendara Keluhkan Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

Megapolitan
Pakai Masker, Warga Bentangkan Spanduk 'Riau Dibakar Bukan Terbakar' di CFD

Pakai Masker, Warga Bentangkan Spanduk "Riau Dibakar Bukan Terbakar" di CFD

Megapolitan
Bunga Langka Rafflesia Patma Koleksi Kebun Raya Bogor Kembali Mekar

Bunga Langka Rafflesia Patma Koleksi Kebun Raya Bogor Kembali Mekar

Megapolitan
DKI Siapkan Jalur Sepeda, Anies Targetkan Rampung Akhir 2019

DKI Siapkan Jalur Sepeda, Anies Targetkan Rampung Akhir 2019

Megapolitan
Pencari Suaka Kembali Tempati Trotoar Kawasan Kebon Sirih

Pencari Suaka Kembali Tempati Trotoar Kawasan Kebon Sirih

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X