Tertibkan Kalijodo, Ahok Disarankan Tiru Risma yang Tutup Dolly

Kompas.com - 11/02/2016, 11:02 WIB
Polisi menggunakan mobil water canon dalam penjagaan di ujung Jalan Jarak Surabaya, Minggu (27/7/2014). Penjagaan dilakukan di saat pemerintah Kota Surabaya memasang plakat Dolly bebas prostitusi. KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALPolisi menggunakan mobil water canon dalam penjagaan di ujung Jalan Jarak Surabaya, Minggu (27/7/2014). Penjagaan dilakukan di saat pemerintah Kota Surabaya memasang plakat Dolly bebas prostitusi.
Penulis Jessi Carina
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Komisi A DPRD DKI Syarif mendukung rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menertibkan tempat hiburan di Kalijodo.

Dia pun menyarankan kepada Ahok (sapaan Basuki) untuk belajar dari kepala daerah lain terkait kasus serupa.

"Jika ingin sukses menertibkan dan menata Kalijodo, Ahok harus belajar dari Sutiyoso saat menutup Kramat Tunggak, dan Bu Risma saat menutup Dolly di Surabaya," ujar Syarif kepada Kompas.com, Kamis (11/2/2016).

Artinya, semua upaya penertiban itu harus dilakukan dengan perencanaan yang matang. Supaya tidak terjadi bentrokan fisik waktu eksekusinya.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI sebaiknya mulai melakukan sosialisasi kepada warga Kalijodo sejak saat ini. Caranya dengan mengerahkan pejabat setempat untuk melakukan pendekatan dan dialog.

Jika mengikuti standar pemberian SP kepada warga Kalijodo, Syarif memperkirakan ada waktu 3 minggu sampai Pemprov DKI harus mengeksekusi paksa.

Selama waktu 3 minggu tersebut, kata Syarif, Pemprov DKI harus intens bekerja sama dengan pihak lain agar eksekusi berjalan lancar tanpa hambatan.

"Intinya, soal penutupan Kalijodo, Gerindra mendukung karena ini untuk kebaikan warga Jakarta. Tapi harus melibatkan tokoh-tokoh keagamaan untuk berdialog agar tidak terjadi bentrok fisik yang tidak perlu," ujar Syarif yang juga anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI.


Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

Megapolitan
Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Megapolitan
Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Megapolitan
Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Megapolitan
Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Megapolitan
Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Megapolitan
Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Megapolitan
Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Megapolitan
Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Megapolitan
Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Megapolitan
Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X