Ini Foto Kulit Kabel dari Selokan Jalan Medan Merdeka Selatan

Kompas.com - 01/03/2016, 19:38 WIB
Gulungan kulit kabel dari selokan Jalan Medan Merdeka Selatan. Dok: Sudin Tata Air Jakarta PusatGulungan kulit kabel dari selokan Jalan Medan Merdeka Selatan.
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat Dicky Suherlan mengungkapkan, kulit kabel yang ditemukan di selokan Jalan Medan Merdeka Selatan sudah berlumut.

"Kalau lihat bentuknya jadi hitam karena terendam, ada lumut. Terus, kalau kata polisi, ada patah karat," kata Dicky kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (1/3/2016). (Baca: Ahok Marahi Diskominfomas karena Tak Ada CCTV Rekam Aksi Pembuangan Kabel).

Ia menduga usia kulit kabel tersebut sudah lama sehingga berlumut. "Itu sudah lama, tetapi enggak bisa pastikan berapa lama," kata Dicky.

. Dok: Sudin Tata Air Jakarta Pusat Gulungan kulit kabel dari selokan Jalan Medan Merdeka Selatan.

Mengenai asal-usul kulit kabel tersebut, Dicky enggan menduga-duga apakah ada pihak yang sengaja menaruhnya di selokan atau tidak.

"Saya enggak mau berasumsi. Siapa yang buang, motifnya apa, enggak tahu," tambah Dicky.

Dok: Sudin Tata Air Jakarta Pusat Gulungan kulit kabel di selokan Jalan Medan Merdeka Selatan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menunjukkan foto yang menggambarkan sebuah truk berisi bungkus-bungkus kabel.

Menurut Basuki, kulit kabel tersebut diambil dari saluran air di Jalan Medan Merdeka Selatan. (Baca: Jumlah Tumpukan Kulit Kabel di Selokan Jalan Medan Merdeka Bertambah Jadi 12 Truk)

"Ini gila! Merdeka Selatan waktu itu ada wartawan tanya sama saya kenapa masih tenggelam. Saya bilang harusnya enggak mungkin tenggelam kecuali ada hambatan. Kalian lihat ini (sambil menunjukkan foto). Ini semua bungkus kabel dimasukin ke got. Nah, ini perbuatan siapa? Kita enggak bisa ngomong, tapi satu truk sudah kita angkut," kata Basuki, Jumat (26/2/2016).

Dok: Sudin Tata Air Jakarta Pusat Petugas angkut kulit kabel dari selokan Jalan Medan Merdeka Selatan ke truk.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekor Baru, Depok Catat 516 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Rekor Baru, Depok Catat 516 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
BMKG: Waspada Pontesi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Jabodetabek Hari Ini

BMKG: Waspada Pontesi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Jabodetabek Hari Ini

Megapolitan
Hadiri Sidang Lanjutan John Kei, Nus Kei: Ini Kan Kepentingan Saya

Hadiri Sidang Lanjutan John Kei, Nus Kei: Ini Kan Kepentingan Saya

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalibata City, Apartemen Tangguh Jaya Dibentuk

Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalibata City, Apartemen Tangguh Jaya Dibentuk

Megapolitan
Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Diduga Lebih dari 2 Orang

Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Diduga Lebih dari 2 Orang

Megapolitan
Dua Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Ditangkap Polisi

Dua Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Ditangkap Polisi

Megapolitan
BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

Megapolitan
Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Megapolitan
Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

Megapolitan
Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X