Kompas.com - 02/04/2016, 17:59 WIB
Sabtu (2/4/2016), para pengunjung Gramedia di Puri Indah Mal, Jakarta Barat, antusias mengikuti program kampanye  hemat kantong plastik yang diadakan Gramedia Kompas.com/David Oliver PurbaSabtu (2/4/2016), para pengunjung Gramedia di Puri Indah Mal, Jakarta Barat, antusias mengikuti program kampanye hemat kantong plastik yang diadakan Gramedia
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegiatan kampanye penghematan penggunaan kantong plastik yang diadakan Gramedia kian menarik perhatian pengunjung. Para pengunjung Gramedia Mal Puri Indah, Jakarta Barat terlihat antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Samantha misalnya, bersama temannya, ia aktif mengikuti setiap kegiatan dalam program ini. Menurutnya, dengan mengikuti kegiatan ini, merupakan salah bentuk peduli lingkungan yang bisa dia lakukan.

"Kampanye seperti ini sudah banyak di luar negeri, sedangkan di Indonesia baru, itu makanya saya sangat tertarik," kata Samantha kepada Kompas.com Sabtu (2/4/2016).

Lain lagi dengan Valeria. Dirinya mengatakan dengan ikut kegiatan ini, dirinya bisa menyuarakan dampak sampah plastik terhadap lingkungan di dunia.

"Plastik kan susah terurai, jelas nantinya akan mencemari lingkungan," kata Valeria.

Bahkan dirinya menyebut, jika harga kantong plastik yang ditetapkan oleh pemerintah saat ini, yakni sebesar Rp 200 per plastik, dirasa belum ampuh untuk mencegah pemakaian sampah plastik.

"Kalo harganya segitu enggak efektif, coba naikin jadi Rp 10.000," kata Valeria.

Gramedia tengah gencar mengkampanyekan program penghematan kantong plastik di Indonesia. Selain di Jakarta, kegiatan ini juga akan di lakukan di Surabaya, Palembang, Jogjakarta, dan beberapa kota besar lain yang ada di Indonesia.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sanksi untuk ASN DKI yang Nekat Mudik Lebaran, dari Teguran hingga Penurunan Pangkat

Sanksi untuk ASN DKI yang Nekat Mudik Lebaran, dari Teguran hingga Penurunan Pangkat

Megapolitan
Gelap dan Berisiko Longsor Susulan, Puing Rumah di Jagakarsa Belum Diangkat

Gelap dan Berisiko Longsor Susulan, Puing Rumah di Jagakarsa Belum Diangkat

Megapolitan
Longsor di Jagakarsa Rusak Rumah Warga, Tembok Retak dan Lantai Terangkat

Longsor di Jagakarsa Rusak Rumah Warga, Tembok Retak dan Lantai Terangkat

Megapolitan
Catat, Ini Jadwal Terbaru KRL Selama Masa Larangan Mudik 6-17 Mei

Catat, Ini Jadwal Terbaru KRL Selama Masa Larangan Mudik 6-17 Mei

Megapolitan
Sidang Kasus Kerumunan di Petamburan dan Megamendung, Saksi Ahli yang Dibawa Rizieq Shihab Akan Diperiksa

Sidang Kasus Kerumunan di Petamburan dan Megamendung, Saksi Ahli yang Dibawa Rizieq Shihab Akan Diperiksa

Megapolitan
Mudik Resmi Dilarang, Ingat Ada 31 Lokasi Check Point dan Pos Penyekatan di Jabodetabek!

Mudik Resmi Dilarang, Ingat Ada 31 Lokasi Check Point dan Pos Penyekatan di Jabodetabek!

Megapolitan
Kronologi Ditilangnya Pengemudi Pajero 'Jenderal' Kekaisaran Sunda Nusantara, Awalnya karena Pelat Palsu

Kronologi Ditilangnya Pengemudi Pajero "Jenderal" Kekaisaran Sunda Nusantara, Awalnya karena Pelat Palsu

Megapolitan
Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi 'Duta Masker'

Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi "Duta Masker"

Megapolitan
Seputar SIKM Jakarta, dari Cara Daftar hingga Syarat Dokumen

Seputar SIKM Jakarta, dari Cara Daftar hingga Syarat Dokumen

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dokumen Wajib Penumpang Pesawat di Masa Larangan Mudik | Sidang Rizieq

[POPULER JABODETABEK] Dokumen Wajib Penumpang Pesawat di Masa Larangan Mudik | Sidang Rizieq

Megapolitan
Puing Longsoran Sumbat Kali, Ratusan Rumah di Jagakarsa Kebanjiran

Puing Longsoran Sumbat Kali, Ratusan Rumah di Jagakarsa Kebanjiran

Megapolitan
Update 5 Mei: Pasien Covid-19 Depok Berkurang Jadi 1.531 Orang

Update 5 Mei: Pasien Covid-19 Depok Berkurang Jadi 1.531 Orang

Megapolitan
Update 5 Mei: Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19

Update 5 Mei: Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Pondasi Terkikis, Bagian Belakang Rumah di Jagakarsa Longsor dan Timpa Bangunan Warga

Pondasi Terkikis, Bagian Belakang Rumah di Jagakarsa Longsor dan Timpa Bangunan Warga

Megapolitan
Larangan Mudik, Pendapatan Penyedia Jasa Penukaran Uang Anjlok

Larangan Mudik, Pendapatan Penyedia Jasa Penukaran Uang Anjlok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X