Ricuh di Kawasan Luar Batang, Warga Lempari Petugas dengan Botol Bir dan Batu

Kompas.com - 13/04/2016, 16:13 WIB
Terlihat alat berat yang masih beroperasi, berjalan mengarah Luar Batang, lantaran hendak menghancurkan jembatan penghubung yang menghubungkan Pasar Ikan ke Luar Batang, Rabu (13/4). Warta Kota/Panji Baskhara RamadhanTerlihat alat berat yang masih beroperasi, berjalan mengarah Luar Batang, lantaran hendak menghancurkan jembatan penghubung yang menghubungkan Pasar Ikan ke Luar Batang, Rabu (13/4).
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — Kericuhan terjadi di kawasan Wisata Bahari, Sunda Kelapa, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (13/4/2016).

Warga yang diketahui tinggal di kawasan Luar Batang tampak melemparkan batu hingga botol bir kosong ke arah petugas, yang berjaga di kawasan itu setelah penertiban kawasan Pasar Ikan yang dilakukan pada Senin (11/4/2016).

Kericuhan ini berawal saat alat berat yang masih beroperasi di kawasan itu mengarah ke kawasan Luar Batang.

Alat berat itu tampak ingin menghancurkan jembatan penghubung Pasar Ikan-Luar Batang. Namun, warga yang melihat pergerakan alat berat tersebut tampak emosi.

"Jangan ke sini! Di sini belum waktunya digusur! Warga masih berkemas! Pakai otak, dong!" teriak warga dari seberang.

(Baca: Janji Manis Politisi untuk Warga Pasar Ikan)

Tak ayal, para petugas langsung dilempari dengan botol bir kosong dan batu. Petugas pun lari kocar-kacir demi menghindari lemparan botol dan batu tersebut.

Sebagian petugas berupaya meredam emosi warga dengan maju perlahan menggunakan tameng.

Terdengar jelas, suara batu yang mendarat ke tameng petugas. Ketika para petugas bergerak maju, warga pun berlarian mundur sambil melempari petugas.

Suasana di lokasi hingga kini masih memanas. 

(Panji Baskhara Ramadhan)

Kompas TV Pasca Penggusuran, Warga Bertahan & Tuntut Ganti Rugi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Masih Selidiki Penjambret Tas Milik Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat

Polisi Masih Selidiki Penjambret Tas Milik Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat

Megapolitan
Dinkes Catat 16 Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron di Tangerang Selatan

Dinkes Catat 16 Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron di Tangerang Selatan

Megapolitan
Nasdem Gelar Vaksinasi Covid-19 di Cilandak, Sediakan 300 Dosis Per Hari

Nasdem Gelar Vaksinasi Covid-19 di Cilandak, Sediakan 300 Dosis Per Hari

Megapolitan
Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Jadi 4 Orang

Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Jadi 4 Orang

Megapolitan
Terduga Pembunuh Pemuda di Bekasi Ancam Saksi dan Bilang Korban Jatuh dari Tangga

Terduga Pembunuh Pemuda di Bekasi Ancam Saksi dan Bilang Korban Jatuh dari Tangga

Megapolitan
Pemuda di Bekasi Diduga Dibunuh Temannya, Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Dibekap Lakban

Pemuda di Bekasi Diduga Dibunuh Temannya, Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Dibekap Lakban

Megapolitan
Daftar 32 RS Rujukan Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Daftar 32 RS Rujukan Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
BOR Capai 11,4 Persen, Wali Kota Tangerang: Minggu Kemarin Masih 5 Persen

BOR Capai 11,4 Persen, Wali Kota Tangerang: Minggu Kemarin Masih 5 Persen

Megapolitan
Menahan Tangis, Anak Kakek 89 Tahun yang Dikeroyok: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Menahan Tangis, Anak Kakek 89 Tahun yang Dikeroyok: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: 1.993 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 10.488

UPDATE 24 Januari: 1.993 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 10.488

Megapolitan
Sedang Beraksi, Pencuri Modus Ganjal ATM Diciduk Satpam SPBU di Depok

Sedang Beraksi, Pencuri Modus Ganjal ATM Diciduk Satpam SPBU di Depok

Megapolitan
Keluarga Duga Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Tidak Spontan

Keluarga Duga Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Tidak Spontan

Megapolitan
Masyarakat Umum Bisa Disuntik Vaksin Booster di Kota Tangerang, Lansia Tetap Jadi Target Utama

Masyarakat Umum Bisa Disuntik Vaksin Booster di Kota Tangerang, Lansia Tetap Jadi Target Utama

Megapolitan
Sopir Taksi Tewas Gantung Diri di Kalideres, Diduga akibat Masalah Rumah Tangga

Sopir Taksi Tewas Gantung Diri di Kalideres, Diduga akibat Masalah Rumah Tangga

Megapolitan
14 Komunitas Akan Ikut 'Street Race' di Kabupaten Bekasi

14 Komunitas Akan Ikut "Street Race" di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.