Kompas.com - 29/04/2016, 18:58 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menanggapi permintaan DPRD DKI agar alokasi dana CSR (corporate social responsibility) jangan digunakan untuk pembangunan RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak).

Menurut Basuki atau Ahok, Pemerintah Provinsi DKI tidak bisa memaksa perusahaan swasta untuk memberi CSR berdasarkan kebutuhan Pemprov DKI.

"Orang mau kasih CSR ya kasih aja kan. Tinggal dicatat asetnya oleh BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah). Orang mau kasih barang masa kita atur," ujar Ahok di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jumat (29/4/2016).

Ahok mengatakan, belum ada peraturan yang mengatur soal pemberian CSR oleh swasta kepada pemerintah. Karena itu, Pemprov DKI tidak bisa memaksa barang apa yang bisa diberikan perusahaan swasta.

"Kamu dikasih orang mobil masa enggak mau terus maunya rumah. Bisa enggak?" ujar Ahok.

Ahok mengatakan, program CSR yang diterima Pemprov DKI tetap akan dimasukan ke daftar aset. Namun hal itu harus melalui penilai independen terlebih dahulu.

"Supaya misal kamu (swasta) bangun Rp 1 Miliar, terus kita pakai cuma Rp 600 juta, ya akan kita tulis (nilai aset) Rp 600 juta," kata Ahok.

Sebelumnya, DPRD DKI merekomendasikan kepada Pemprov DKI agar mengalokasikan dana CSR untuk hal yang tidak bisa dibiayai APBD, seperti untuk uang kerohiman bagi warga korban penggusuran, bantuan sewa rusunawa bagi warga yang direlokasi, pembangunan sarana umum, sarana bermain, dan sarana ekonomi pada rusunawa yang baru ditempat oleh warga korban relokasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies-Ariza Didesak Cabut Izin Usaha Holywings, Buntut Dugaan Kasus Penistaan Agama

Anies-Ariza Didesak Cabut Izin Usaha Holywings, Buntut Dugaan Kasus Penistaan Agama

Megapolitan
Elvis Cafe Disegel karena Jual Minuman Beralkohol di Atas 5 Persen

Elvis Cafe Disegel karena Jual Minuman Beralkohol di Atas 5 Persen

Megapolitan
PKL Bongkar Lapak Imbas Wacana Pelebaran Jalan Pelintasan Sebidang Rawa Geni

PKL Bongkar Lapak Imbas Wacana Pelebaran Jalan Pelintasan Sebidang Rawa Geni

Megapolitan
Pengunjung Malam puncak Jakarta Hajatan ke-495 Berdatangan Gunakan Berbagai Transportasi

Pengunjung Malam puncak Jakarta Hajatan ke-495 Berdatangan Gunakan Berbagai Transportasi

Megapolitan
Pemkot Bogor Segel Elvis Cafe Selama 14 Hari ke Depan

Pemkot Bogor Segel Elvis Cafe Selama 14 Hari ke Depan

Megapolitan
Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Penghuni Kamar Kos di Tangsel Tewas Bersimbah Darah

Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Penghuni Kamar Kos di Tangsel Tewas Bersimbah Darah

Megapolitan
Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495, Pengunjung Mulai Ramaikan JIS

Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495, Pengunjung Mulai Ramaikan JIS

Megapolitan
Polda Metro Peringatkan Ormas Tak Konvoi dan 'Sweeping' ke Holywings

Polda Metro Peringatkan Ormas Tak Konvoi dan "Sweeping" ke Holywings

Megapolitan
Warga Rawa Geni Tingkatkan Keamanan di Pelintasan Sebidang yang Dibuka Sepihak

Warga Rawa Geni Tingkatkan Keamanan di Pelintasan Sebidang yang Dibuka Sepihak

Megapolitan
Sabtu Malam, GP Ansor DKI Jakarta Akan Konvoi Lagi ke Holywings

Sabtu Malam, GP Ansor DKI Jakarta Akan Konvoi Lagi ke Holywings

Megapolitan
Hajatan dan Nyambat

Hajatan dan Nyambat

Megapolitan
Pelintasan Sebidang di Rawa Geni Depok Belum Dibuka Resmi, Ratusan Warga Gelar Tasyakuran

Pelintasan Sebidang di Rawa Geni Depok Belum Dibuka Resmi, Ratusan Warga Gelar Tasyakuran

Megapolitan
Transjakarta Jemput Penumpang Gratis dari 12 Lokasi Menuju JIS Hari Ini

Transjakarta Jemput Penumpang Gratis dari 12 Lokasi Menuju JIS Hari Ini

Megapolitan
Puncak Acara Jakarta Hajatan, 3 Titik Jalan di Sekitar JIS Ditutup Mulai Pukul 14.00 WIB

Puncak Acara Jakarta Hajatan, 3 Titik Jalan di Sekitar JIS Ditutup Mulai Pukul 14.00 WIB

Megapolitan
Ini 12 Lokasi Kantong Parkir untuk Pengunjung Malam Puncak Jakarta Hajatan di JIS

Ini 12 Lokasi Kantong Parkir untuk Pengunjung Malam Puncak Jakarta Hajatan di JIS

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.