KRL Anjlok, PT KCJ Siapkan "Feeder" Kereta Tanah Abang-Jatinegara

Kompas.com - 18/05/2016, 09:27 WIB
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) commuterline dengan formasi 12 kereta saat berhenti di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2015) Kompas.com/Alsadad RudiRangkaian kereta rel listrik (KRL) commuterline dengan formasi 12 kereta saat berhenti di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2015)
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com — PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menyiapkan feeder Stasiun Tanah Abang-Stasiun Jatinegara. Feeder itu berfungsi untuk mengangkut penumpang kereta rel listrik (KRL) yang menumpuk di stasiun tersebut.

Penumpukan terjadi lantaran ada KRL anjlok di dekat Stasiun Sudirman.

"Kami siapkan tiga rangkaian feeder Tanah Abang-Jatinegara," kata salah seorang petugas PT KCJ di Stasiun Besar Duri, Jakarta, Rabu (18/5/2016).

Tiga rangkaian feeder itu akan mengangkut penumpang dari relasi Stasiun Tanah Abang-Stasiun Jatinegara secara bergantian. Pada pukul 08.00 WIB tadi, rangkaian pertama baru berangkat dari Stasiun Tanah Abang.

Pantauan Kompas.com, terjadi penumpukan penumpang di Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Duri karena anjloknya kereta di dekat Stasiun Sudirman. Penumpukan paling banyak terjadi di peron penumpang tujuan Stasiun Jatinegara.

Sementara itu, PT KCJ memperkirakan pemindahan KRL anjlok akan berlangsung hingga dua jam. Saat ini, penumpang diharapkan mencari moda transportasi lain karena perjalanan kereta akan mengalami antrean.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

Megapolitan
Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Megapolitan
Pemprov Akan 'Grebek Lumpur' Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Pemprov Akan "Grebek Lumpur" Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Megapolitan
PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

Megapolitan
Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Megapolitan
Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Megapolitan
Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Megapolitan
Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Megapolitan
Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Megapolitan
Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Megapolitan
Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Megapolitan
UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

Megapolitan
Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Megapolitan
BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X